Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kurangi Kepadatan, GT Cikunir 4 Ruas JORR Dibuka 11 Agustus

Jasamarga Metropolitan Tollroad mengoperasikan GT Cikunir 4 yang khusus melayani transaksi tol ke arah Jati Asih mulai 11 Agustus 2020 untuk mengurai beban transaksi lalu lintas.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 09 Agustus 2020  |  10:47 WIB
Pengendara melaju saat pelaksanaan rekayasa lalu lintas contraflow (lawan arah) yang diberlakukan di ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir arah Pondok Indah km 47, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/9).  - Antara
Pengendara melaju saat pelaksanaan rekayasa lalu lintas contraflow (lawan arah) yang diberlakukan di ruas Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Cikunir arah Pondok Indah km 47, di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (20/9). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Jasamarga Metropolitan Tollroad, pengelola Ruas JORR seksi E1, E2 dan E3, melakukan peningkatan kapasitas dan pemisahan transaksi dengan mengoperasikan gerbang tol (GT) Cikunir 4 yang khusus melayani transaksi tol ke arah Jati Asih mulai 11 Agustus 2020, pukul 00.00 WIB.

General Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Oemi Vierta Moerdika mengatakan hal ini dilakukan untuk mengurai beban transaksi lalu lintas yang terjadi di Cikunir 2 dari arah Cikampek dan sekitarnya menuju ke berbagai wilayah di Jakarta.

"GT Cikunir 4 diperuntukkan bagi pengguna jalan yang mengarah ke Jatiasih/Jagorawi/P. Indah/Serpong, sedangkan GT Cikunir 2 yang saat ini beroperasi diperuntukkan bagi pengguna jalan yang mengarah ke Pondok Kelapa/Bintara/Tanjung Priok," ujarnya Minggu (9/8/2020).

Menurutnya perubahan/pemisahan lalulintas di GT Cikunir 2 ke GT Cikunir 4 dan GT Cikunir 2 diharapkan dapat mengantisipasi antrean yang terjadi saat transaksi di gerbang tol.

Dia menuturkan dengan adanya pemisahan lajur transaksi untuk kendaraan menuju ke arah Jati Asih dengan yang ke arah Tanjung Priok, maka kendaraan yang masuk Cikunir 2 arah Tanjung Priok sudah tidak dapat lagi memotong jalur untuk masuk jalur yang ke arah Jati Asih.

Selain untuk mengantisipasi antrean kendaraan, pengoperasian GT Cikunir 4 juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas gerbang tol GT Cikunir 2.

“GT Cikunir 2 saat ini memiliki 12 gardu [7 GTO Multi dan 5 Oblique Approach Booth/OAB], dengan nanti dioperasikannya GT Cikunir 4, total menjadi 15 gardu dengan pemerincian GT Cikunir 4 memiliki 8 gardu [5 GTO Multi, 1 GTO dan 2 OAB] untuk melayani pengguna jalan yang mengarah ke Jatiasih/Jagorawi/Serpong, serta GT Cikunir 2 memiliki 7 gardu [5 GTO Multi dan 2 OAB] untuk pengguna jalan yang mengarah ke Pondok Kelapa/Bintara/Tanjung Priok," ujarnya.

Oemi juga menjelaskan tidak ada perubahan tarif dengan pengoperasian GT Cikunir 4, pengguna jalan tetap menggunakan tarif JORR saat ini yaitu 15.000 (Golongan 1), 22.500 (Golongan 2), 22.500 (Golongan 3), 30.000 (Golongan 4) dan 30.000 (Golongan 5).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top