Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Plt Ditjen Migas Ungkap Alasan Pemerintah Tunda Penawaran 10 WK Migas

Adapun, 10 WK konvensional yang bakal ditawarkan terbagi dalam dua skema yakni penawaran langsung dan lelang reguler.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 05 Agustus 2020  |  19:00 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial. Dok. Kementerian ESDM
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ego Syahrial. Dok. Kementerian ESDM

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menunda rencana penawaran 10 wilayah kerja minyak dan gas bumi akibat pelemahan harga minyak dunia yang disebabkan lemahnya permintaan selama pandemi virus corona atau Covid-19.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Migas Ego Syahrial mengungkapkan bahwa pada mulanya pemerintah berencana menawarkan 10 wilayah kerja (WK) untuk dilelang pada kuartal II/2020.

Namun, pemerintah mengurungkan rencana tersebut setelah mengkaji dan mengevaluasi kembali agar penawaran tersebut bisa lebih menarik bagi investor.

"Namun dengan adanya wabah pandemi dan penurunan harga kami evaluasi rencana tawarkan 10 calon WK tersebut, tujuannya agar 10 itu menarik untuk stakeholders. Kita terus lakukan evaluasi," katanya dalam paparanya kepada media, Rabu (5/8/2020).

Adapun, 10 WK konvensional yang bakal ditawarkan terbagi dalam dua skema yakni penawaran langsung dan lelang reguler. Untuk wilayah yang akan ditawarkan langsung adalah Merangin III, Sekayu, North Kangean, Cendrawasih VIII, Mamberamo, sedangkan untuk lelang reguuler yakni West Palmerah, Rangkas, Liman, Bose, dan Marataua II.

10 WK tersebut memiliki potensi sumber daya minyak sebesar 3.436,44 Mmbo dan potensi sumber daya gas sebesar 5.006,9 Bcf.

"Kami secara proaktif lakukan komunikasi dengan badan usaha tetap terkait calon WK yang ditawarkan bisa dilakukan. Beberapa badan usaha beri usulan pada kami agar minta rencana penawaran di kuartal II, dimundurkan ke kuartal III atau kuartal IV, sembari lihat harga minyak membaik," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

blok migas migas kementerian esdm
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top