Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BPS: Juli 2020 Deflasi 0,10 Persen

Deflasi Juli dipengaruhi oleh turunnya harga pangan, mulai dari bawang merah hingga daging ayam ras.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  11:09 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan penjelasan di sela-sela sosialisasi Satu Data Indonesia Menuju Revolusi Industri 4.0 di Jakarta, Senin (26/11/2018). Bisnis - Dedi Gunawan
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto memberikan penjelasan di sela-sela sosialisasi Satu Data Indonesia Menuju Revolusi Industri 4.0 di Jakarta, Senin (26/11/2018). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi selama Juli 2020 sebesar 0,10 persen month to month (mtm) dan inflasi tahunannya sebesar 1,54 persen year on year (yoy).

Adapun, inflasi tahun kalender per Juli 2020 sebesar 0,98 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengungkapkan deflasi ini masih jauh di bawah inflasi Juli 2019 sebesar 0,31 persen.

"Bawang merah 0,11 persen dan penurunan harga ayam ras 0,04 persen. Ketiga, bawang putih memberikan andil deflasi 0,03 persen," ungkap Suhariyanto.

Adapun, perkembangan tahunannya, inflasi IHK di Indonesia terus menurun dari awal tahun hingga Juli 2020.

Dari 90 kota IHK, sebanyak 61 kota mengalami deflasi dan 29 kota mengalami inflasi

Deflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar 1,09 persen dan terendah di Padang Sidempuan Gunungsitoli, Bogor dan Bekasi sebesar 0,01 persen.

Adapun, inflasi tertinggi dicetak oleh Timika sebesar 1,45 persen, disumbang oleh kenaikan tarif angkutan udara. Inflasi terendah terjadi di Jember sebesar 0,01 persen

Dari kelompok pengeluaran, makanan, minuman dan tembakau mengalami deflasi 0,73 persen dengan andil 0,19 persen. Selain itu kelompok transportasi mengalami deflasi 0,17 persen dengan andil 0,02 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi bps
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top