Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terseret Virus Corona, Investasi Sektor Kelistrikan Melambat

Realisasi tersebut terdiri atas investasi PLN sebesar US$2,64 miliar, produsen listrik swasta (IPP) US$1,23 miliar, dan private power utility (PPU) sebesar US$0,1 miliar.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 03 Agustus 2020  |  18:31 WIB
PLN mengoperasikan Gardu Induk (GI) Wayame berkapasitas 2 x 30 Mega Volt Ampere (MVA). Istimewa - PLN
PLN mengoperasikan Gardu Induk (GI) Wayame berkapasitas 2 x 30 Mega Volt Ampere (MVA). Istimewa - PLN

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi investasi sektor kelistrikan tercatat baru mencapai US$3,97 miliar epanjang semester I/2020 atau 33,22 persen dari target tahun ini.

Realisasi tersebut terdiri atas investasi PLN sebesar US$2,64 miliar, produsen listrik swasta (IPP) US$1,23 miliar, dan private power utility (PPU) sebesar US$0,1 miliar.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengatakan, realisasi investasi sesungguhnya mengalami tren peningkatan yang cukup baik sejak awal tahun hingga April 2020 dan melebihi target investasi secara bulanan.

Namun, kondisi pandemi Covid-19 membuat realisasi investasi melambat. Hal ini karena mobilisasi tenaga kerja asing dan pengiriman peralatan atau komponen proyek listrik terhambat sehingga pekerjaan kontruksi proyek mengalami keterlambatan.

"Ini kejadian global, misal turbin kita impor tapi pelabuhan di-lockdown sehingga enggak tercatat [investasi] ke kami. Mudah-mudahan ketika dibuka lockdown, ada semacam akselerasi di Juli, Agustus kemudian pada saatnya nanti target kita di akhir 2020 bisa tercapai. Ini kaitannya kondisi global karena kebanyakan investasi dari luar," ujarnya, pekan lalu.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, realiasi investasi di sektor ketenagalistrikan tercatat di bawah target sejak Mei 2020. Pada Mei 2020, Kementerian ESDM menargetkan investasi dapat mencapai US$4,18 miliar, namun realisasinya hanya US$3,7 miliar. Lalu pada Juni 2020, realisasi investasi hanya mencapai US$3,97 miliar dari target yang ditetapkan US$5,38 miliar.

Adapun hingga akhir 2020, investasi sektor ketenagalistrikan ditarget dapat mencapai US$11,95 miliar.triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kelistrikan investasi Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top