Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Antispasi Lonjakan Penumpang, Transjakarta Tambah Bus Beroperasi

Sepuluh koridor yang bersinggungan langsung dengan jalur ganjil genap akan ditambah 25 persen dari total pengoperasian unit bus pada Juli.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Agustus 2020  |  22:59 WIB
Penumpang antre untuk menaiki bus listrik Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (13/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Penumpang antre untuk menaiki bus listrik Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta, Senin (13/7/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — PT TransJakarta menyatakan kesiapannya untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Ibu Kota saat pemberlakuan kembali ganjil genap pada  Senin, 3 Agustus 2020.

"Insyaallah kami siap, sesuai arahan gubernur agar protokol kesehatan tetap diberlakukan ketat karena kesehatan dan keselamatan warga pengguna jasa adalah yang utama," kata Direktur Utama TransJakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo, melalui siaran pers, Sabtu (1/8/2020).

Dalam mempersiapkan diri menghadapi ganjil genap tersebut, Jhony menjelaskan bahwa sepuluh koridor yang bersinggungan langsung dengan jalur ganjil genap akan ditambah 25 persen dari total pengoperasian unit bus pada Juli.

Penambahan armada itu, katanya, belajar dari data Asian Games ketika terjadi lonjakan penumpang sekitar 11 persen.

“Dengan penerapan batasan maksimum 50 persen dari kapasitas angkut, kami antisipasi dengan penambahan armada sebesar 25 persen dari apa yang dioperasikan Juli lalu Sehingga total operasional sekitar 751 armada di sepuluh koridor tersebut dan 812 armada secara keseluruhan[13 koridor]," kata Jhony.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menjamin tidak akan ada penumpukan penumpang di halte bus TransJakarta ketika ganjil genap kembali.

Pihaknya sudah menyiapkan bus cadangan sebanyak 10 persen dari jumlah bus yang ada. Bus cadangan tersebut disediakan untuk menjemput penumpang yang menumpuk di halte.

Dengan penambahan bus cadangan itu, Syafrin mengharapkan masyarakat bisa tetap bermobilitas meski tanpa kendaraan pribadi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

transjakarta ganjil genap

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top