Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PGN (PGAS) Tanda Tangani Kontrak Tahap 4 dengan Produsen Hulu

PGN masih terdapat sisa tiga perjanjian LOA yang belum ditandatangani, yang akan dikoordinasikan secara intensif, agar dapat diselesaikan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  18:46 WIB
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN
Petugas mengawasi pipa gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN). Istimewa - PGN

Bisnis.com, JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk. melanjutkan penandatanganan letter of agreement tahap keempat dengan mitra produsen hulu yang dilaksanakan oleh SKK Migas secara virtual, Kamis (30/07/2020).

Hadir dalam acara tersebut, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, perwakilan penjual/ KKKS, dan perwakilan pembeli. PGN Group sebagai salah satu pembeli menandatangani perjanjian dengan ConocoPhillips Grissik Ltd (COPI) dan Minarak Brantas Gas Inc.

Adapun, dokumen letter of agreement  (LoA) antara PGN Group dengan mitra produsen hulu yang ditandatangani yaitu sebagai berikut.

Pertama, LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd. dan PGN untuk kebutuhan Kontrak SSWJ dan implementasi Kepmen ESDM No. 89K dan Kepmen No. 91K/ 2020, dengan volume 355 BBTUD.

Kedua, LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd. dan PGN untuk kebutuhan kontrak Batam 1 (industri) dan implementasi Kepmen ESDM No. 89K dan Kepmen No. 91K/ 2020, dengan volume 18 BBTUD.

Ketiga, LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd. dan PGN untuk kebutuhan kontrak Batam 3 dan implementasi Kepmen ESDM No. 91K/ 2020, dengan volume 33 BBTUD.

Keempat, LoA antara ConocoPhillips Grissik Ltd. dan PGN untuk kebutuhan kontrak Dumai dan implementasi Kepmen ESDM No. 89K/ 2020, dengan volume 6,3 BBTUD.

Kelima, LoA antara Minarak Brantas Gas Inc. dan PT Pertagas Niaga & PGN untuk implementasi Kepmen No. ESDM 89K/ 2020, dengan volume 2,5 BBTUD.

Dengan demikian, PGN Group telah menandatangani 14 dokumen LoA untuk Kepmen ESDM No. 89K/2020.

Total LoA yang harus ditandatangani oleh PGN Group adalah 17 LoA yang terdiri atas 14 LoA dengan PGN dan 3 LoA dengan Pertagas Group.

Direktur Komersial PGN Faris Aziz menegaskan bahwa masih terdapat sisa tiga perjanjian LOA yang belum ditandatangani, yang akan dikoordinasikan secara intensif, agar dapat diselesaikan.

“Hari ini secara keseluruhan dokumen LoA untuk implementasi Kepmen ESDM 91K/ 2020 bagi sektor kelistrikan sudah selesai ditandatangani. Penandatanganan hari ini, melengkapi LoA yang beberapa waktu lalu telah dilaksanakan dengan PHE WK Jambi Merang,” katanya melalui siaran pers, Kamis (30/7/2020).

Dia menambahkan bahwa pihaknya mengupayakan proses pembahasan dan kesepakatan LoA yang masih tersisa dalam progres untuk volume pasokan gas yang sudah tertera di Kepmen ESDM No. 89K/2020 dapat segera diselesaikan agar penerapan kepmen tersebut kepada pelanggan dapat berjalan penuh untuk peningkatan daya saing industri dan peningkatan jumlah tenaga kerja.

Sementara itu, Direktur Utama PGN Suko Hartono menambahkan bahwa implementasi Kepmen ESDM No. 89K/ 2020 dan No. 91K/ 2020 menjadi optimisme PGN untuk andil membantu pemerintah memulihkan perekonomian nasional akibat pandemi Covid-19.

“Kami melihat beberapa pelanggan yang sudah menikmati implementasi harga gas US$6/MMBtu dalam laporan kinerja semester I/2020 ini, terlihat tumbuh cukup positif," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN Harga Gas
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top