Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Anjlok! Laba PLN Sepanjang Semester I/2020 Turun 96,28 Persen

Berdasarkan laporan keuangan PLN semester I/2020, pendapatan usaha PLN mencapai Rp139,77 triliun atau tumbuh 1,63 persen dari realisasi periode yang sama tahun lalu, yakni Rp137,52 triliun.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  21:24 WIB
PLN mengedepankan protokol kesehatan dalam aktivitas perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19. Istimewa - PLN
PLN mengedepankan protokol kesehatan dalam aktivitas perusahaan untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19. Istimewa - PLN

Bisnis.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) membukukan laba periode berjalan senilai Rp273,06 miliar pada sepanjang semester I/2020 atau terjun bebas 96,28 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp7,35 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan PLN semester I/2020, pendapatan usaha PLN mencapai Rp139,77 triliun atau tumbuh 1,63 persen dari realisasi periode yang sama tahun lalu, yakni Rp137,52 triliun.

Pendapatan terbesar berasal dari penjualan listrik yang naik sebesar 1,46 persen atau sebesar Rp135,41 triliun. Selebihnya, pendapatan berasal dari penyambungan pelanggan senilai Rp2,9 triliun dan lain-lain.

Adapun beban usaha PLN tercatat mencapai Rp149,92 triliun atau turun 1,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 152,5 triliun.

Merosotnya laba perseroan di paruh pertama tahun ini disebabkan oleh belum dicatatkannya pendapatan kompensasi dari pemerintah atas penggantian biaya pokok penyediaan (BPP) tenaga listrik beberapa golongan pelanggan yang tarif penjualan tenaga listriknya lebih rendah dibandingkan BPP, dan belum diperhitungkan dalam subsidi.

Dalam catatan laporan keuangan PLN, akrual atas pendapatan kompensasi atas kekurangan penerimaan perusahaan akibat penyesuaian tarif tenaga listrik untuk periode 6 bulan yang berakhir 30 Juni 2020 yang belum diakui tersebut adalah senilai Rp7,96 triliun.

Selain itu, perseroan juga membukukan rugi kurs hingga Rp7,79 triliun. Periode yang sama tahun lalu, perseroan membukukan laba kurs senilai Rp5,03 triliun. Perseroan juga mencatatkan beban keuangan senilai Rp13,7 triliun untuk paruh pertama tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN laba bersih
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top