Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Format Insentif PPh 21 DTP Diubah, Dana Dialihkan untuk Bantuan Langsung Tunai

Perubahan format insentif dari PPh 21 menjadi cash transfer dilakukan karena pelaksananya selama ini belum cukup optimal.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  12:07 WIB
Warga menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Tanjungkarang, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (18/5/2020). - Antara/Yusuf Nugroho\n
Warga menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di Balai Desa Tanjungkarang, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (18/5/2020). - Antara/Yusuf Nugroho\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah tengah meninjau kembali kebijakan insentif perpajakan yang diberikan kepada wajib pajak (WP) terdampak pandemi Covid-19.

Salah satu yang tengah ditinjau ulang adalah insentif PPh 21 ditanggung pemerintah (DTP) untuk pekerja. Format insentif yang diberikan akan diubah dari semula insentif perpajakan menjadi cash transfer atau bantuan langsung tunai (BLT).

"Kita akan kasih mereka insentif kepada mereka cash transfer. Insentif untuk kelas menangah," kata Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu dalam Mid - Year Economic Outlook 2020, Selasa (28/7/2020).

Febrio menambahkan perubahan format insentif dilakukan karena pelaksananya selama ini belum cukup optimal. Artinya, kemungkinan ke depan, insentif usaha akan mengalami redesign guna memastikan pelaksanannya efektif dalam mendorong pemulihan ekonomi.

Data BKF realisasi insentif usaha sampai 22 Juli 2020 mencapai Rp16,2 triliun atau 13,34 persen dari pagu yang dipatok senilai Rp120,61 triliun.

Kendati masih sedikit, otoritas mengklaim seluruh kelompok sudah memanfaatkan insentif dari pemerintah. "Jadi program yang tidak jalan nanti akan dialihkan ke program yang langsung terserap," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

insentif pajak bantuan langsung tunai
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top