Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bio Farma Mulai Uji Klinis Tahap-3 Vaksin Virus Corona

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan PT Bio Farma (Persero) pada 20 Juli lalu telah menerima dan mulai menguji vaksin untuk diuji klinis tahap ketiga dari Sinovac, China.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 28 Juli 2020  |  12:29 WIB
Para peneliti di dunia tengah berlomba untuk menciptakan vaksin virus corona (Covid-19) yang efektif. - Euronews
Para peneliti di dunia tengah berlomba untuk menciptakan vaksin virus corona (Covid-19) yang efektif. - Euronews

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bio Farma dikabarkan telah menerima dan memulai uji vaksin untuk diuji klinis tahap tiga dari Sinovac, China, pada 20 Juli lalu.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan PT Bio Farma (Persero) pada 20 Juli lalu telah menerima dan mulai menguji vaksin untuk diuji klinis tahap ketiga dari Sinovac, China.

"Dengan Sinovac dari China, kita telah menerima vaksin untuk uji klinis yang telah dimulai dan diharapkan akhir 2020 ini kita telah dapat hasil uji klinis ini," katanya dalam Kajian Tengah Tahun Indef Seri 3, seperti dilansir Antara, Selasa (28/7/2020).

Bio Farma sedang bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd untuk pengembangan vaksin Covid-19. Pengembangan tersebut memasuki tahap pengujian terhadap manusia.

Vaksin untuk uji klinis itu diterima oleh Tim Bio Farma Bandung dan akan segera dimulai dengan dipimpin langsung Prof.Dr. Kusnadi dari Universitas Padjajaran (Unpad). Target tercepat penyelesaian uji klinis yakni Desember 2020.

Seperti diketahui, proses pembuatan vaksin secara umum diagi menjadi empat tahap yakni atahp perancangan, pengujian hewan, pengujian manusia, dan persetujuan regulator. Adapun, pengujian manusia dibagi menjadi tiga fase.

Setiap fase dalam pengujian vaksin kepada manusia memiliki waktu jumlah relawan yang berbeda. Adapun, jumlah relawan pada fase satu paling sedikit dengan , sedangkan relawan pada fase tiga memiliki relawan hingga ratusan ribu orang dengan waktu observasi paling lama.

Kartika menjelaskan pemerintah melalui BUMN aktif melakukan kerja sama internasional untuk mencari akses penemuan vaksin Covid-19.

Selain dengan Sinovac, Bio Farma juga bekerja sama dengan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI).

"Dan juga mengakses beberapa produsen vaksin lain untuk secara bersamaan melihat potensi penemuan vaksin dari berbagai belahan dunia," katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama Bio Farma Honseti Basyir mengatakan uji klinis vaksin hasil pengembangan Sinovek juga akan dilakukan di negara lain seperti Bangladesh dan Brazil. Seperti diketahui, Sinovec saat ini memilii kerja sama dengan berbagai insitusi di 30 negara.

Pihaknya mendata, perseroan dapat memproduksi hingga 100 juta dosis vaksin virus corona dengan fasilitas produksi saat ini. Secara paralel, lanjutnya, perseroan sedang menyelesaikan proses pembangunan fasilitas produksi tambahan sekitar 150 juta dosis.

Adapun pemasangan fasilitas produksi baru tersebut ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Dengan kata lain, Bio Farma akan memiliki kapasitas produksi vaksin Covid-19 sekitar 250 juta dosis pada akhir 2020.

Di sisi lain, Honesti menyarankan agar masyarakat maupun pasien Covid-19 waspada terhadap produk medis yang mengklaim dapat menyembuhkan Covid-19. Menurutnya, konsumsi obat terapi dalam mengobati Covid-19 hanya dapat dilakukan dengan konsultasi maupun resepdari dokter spesialis.

"Obat-obat yang ada sekarang itu adalah obat yang diberian sesuai dengan simptom atau gejala sakit yang diderita pasien. [Lalu,] jangan membeli obat yang belum ada ijin dari BPOM [adan Pengawas Obat dan Makanan]," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vaksin bio farma Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top