Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pascagempa Maluku, PUPR Tuntaskan Renovasi RSUD Tulehu

Kementerian PUPR menargetkan seluruh pekerjaan pascabencana gempa bumi di Maluku dapat selesai pada Oktober 2020.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 27 Juli 2020  |  22:54 WIB
Suasana bangunan Pasar Apung Desa Tulehu yang roboh akibat gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019). Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tektonik dengan kekuatan M6,5 tersebut akibat aktivitas sesar aktif lokal. - ANTARA - Izaac Mulyawan
Suasana bangunan Pasar Apung Desa Tulehu yang roboh akibat gempa bumi di Ambon, Maluku, Kamis (26/9/2019). Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tektonik dengan kekuatan M6,5 tersebut akibat aktivitas sesar aktif lokal. - ANTARA - Izaac Mulyawan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan renovasi Rumah Sakit Umum Daerah Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku yang sempat rusak akibat bencana gempa bumi bermagnitudo 6,5 SR yang terjadi pada 26 September 2019 lalu di Kota Ambon dan sekitarnya.

“RSUD Tulehu telah selesai direnovasi. Kebetulan hari ini adalah hari pertama rumah sakit beroperasi, meskipun belum dilakukan serah terima tetapi pelayanan masyarakat harus tetap berjalan," kata Wakil Menteri (Wamen) John Wempi Wetipo saat melakukan kunjungan kerja ke Maluku, Senin (27/7/2020).

Dia menuturkan bahwa Renovasi RSUD Tulehu ini merupakan bagian dari penanggulangan bencana gempa Ambon yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR.

Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Direktorat Jenderal Cipta Karya melakukan renovasi 15 ruangan yang rusak, di antaranya instalasi gawat darurat (IGD), ruang rawat inap, poli jantung, poli gigi dan apotek.

Sebelumnya, Kementerian PUPR juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat di RSUD Tulehu berupa fasilitas sarana dan prasarana (sarpras) seperti pemasangan tenda untuk rumah sakit darurat.

Anggaran renovasi RSUD Tulehu berasal dari APBN, paket I senilai Rp386 juta dan paket II senilai Rp21,18 miliar. Renovasi dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya dengan konsultan PT Ciriajasa Engineering Consultant.

Di samping RSUD Tulehu, dalam kunjungan kerja ini Wamen John juga meninjau proses renovasi Pasar Tulehu yang rusak berat akibat gempa Ambon 2019 silam. Saat in,  progres fisik renovasi pasar ini mencapai 78,95 persen dan ditargetkan selesai pada akhir Juli 2020.

Renovasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi pasar sebagai penggerak perekonomian lokal dengan membangun kios/meja pasar ikan 20 buah dan pasar sayur 10 buah.

Renovasi Pasar Tulehu dilakukan di atas lahan eksisting karena kondisi geografis yang tidak memungkinan untuk menambah lahan. Anggaran renovasi ini berasal dari APBN di mana paket I senilai Rp640,7 juta dan paket II senilai Rp2,79 miliar dikerjakan oleh kontraktor PT Waskita Karya dan konsultan CV Datateknik.

Renovasi RSUD Tulehu dan Pasar Tulehu merupakan bagian dari penanganan pascabencana gempa Ambon 2019 lalu dengan total anggaran Rp79 miliar.

Secara keseluruhan, progres penanganan pascabencana gempa bumi Ambon telah mencapai 32 persen. Di samping itu, Kementerian PUPR juga merekonstruksi sejumlah sekolah dan satu perguruan tinggi. Diharapkan seluruh pekerjaan pascabencana dapat selesai pada Oktober 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

infrastruktur Kementerian PUPR
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top