Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Resesi Global, Direct Call Indonesia-China Jadi Andalan

MSC Indonesia memilih untuk mengandalkan direct call Indonesia-China dalam menghadapi risiko resesi global dengan menyesuaikan permintaan pasar.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 24 Juli 2020  |  17:18 WIB
Sejumlah truk membawa muatan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat
Sejumlah truk membawa muatan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Hadapi potensi resesi global, perusahaan pelayaran Mediterranean Shipping Company (MSC) Indonesia mengantisipasinya melalui akomodasi pengiriman intra Asia, termasuk pelayaran langsung (direct call) Indonesia-China.

Managing Director of MSC Indonesia Dhany Novianto mengatakan MSC telah bergerak cepat dan responsif terhadap perubahan dinamika pasar, termasuk pandemi virus Covid-19 yang berdampak terhadap risiko resesi global.

"Kami mengakomodasi pemulihan volume kargo kecil dari Asia secara bertahap pada tahap ini dan menyesuaikan kapasitas sesuai dengan permintaan pasar pada layanan tertentu," paparnya kepada Bisnis.com, Jumat (24/7/2020).

Dia mencontohkan pihaknya baru-baru ini meluncurkan layanan Seahorse intra-Asia yang baru. Layanan ini memberikan direct call Indonesia ke China.

Pihaknya menyebut layanan ini membantu pertumbuhan perdagangan antara Indonesia dan China, dan memberikan biaya logistik yang lebih rendah kepada eksportir dengan waktu transit yang lebih cepat.

Menurutnya, pengiriman kontainer global telah terkena dampak pandemi Covid-19 seperti banyak industri lainnya. Namun, layanan pengiriman jelas tetap penting untuk berfungsinya perdagangan global dan ekonomi global.

Hingga saat ini, lebih dari 80 persen kargo dunia dipindahkan melalui laut, termasuk pengangkutan komoditas penting seperti makanan dan minuman, obat-obatan dan barang tahan lama seperti buah-buahan dan sayuran.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelayaran pelabuhan resesi
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top