Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengguna LRT Sumsel Mulai Naik, Jadi 700 Penumpang per Hari

KAI Divre III Palembang menyebut jumlah pengguna LRT Sumsel mulai meningkat dari 400 orang per hari menjadi 700 orang per hari.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 23 Juli 2020  |  14:22 WIB
pengaturan jarak kursi penumpang di LRT Sumsel. istimewa
pengaturan jarak kursi penumpang di LRT Sumsel. istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat pada awal pandemi Covid-19 jumlah pengguna LRT Sumatra Selatan menurun menjadi rata-rata 400 penumpang per hari, tetapi saat ini telah mencapai kisaran 700 penumpang per hari.

Manager Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti memaparkan secara kumulatif jumlah penumpang LRT dimulai pada 2018 sampai triwulan I/2020 mengalami peningkatan dari semula rata-rata per hari mencapai 3.000 penumpang menjadi rata-rata sebanyak 7.000 penumpang per hari dan mencapai 10.000 hingga 12.000 penumpang pada akhir pekan. Jumlah ini dengan total 927.432 penumpang pada 2018 naik menjadi 2.619.159 penumpang pada 2019.

“Selama masa pandemi, hingga semester I/2020 LRT Sumsel total mengangkut 785.858 penumpang. Dia menjelaskan pandemi membuat jumlah pengguna turun menjadi rata-rata 400 penumpang per hari di awal-awal pandemi dan saat ini berkisar rata-rata 700 penumpang per hari,” jelasnya melalui keterangan resmi, Kamis (23/7/2020).

Ida mengakui selama pandemi jumlah perjalanan juga telah dikurangi menjadi 22 perjalanan per hari mulai pukul 08.04-15.41 WIB dari sebelum pandemi sebanyak 74 perjalanan.

Dia menjelaskan saat pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, termasuk Sumatera Selatan, LRT Sumsel mengikuti arahan pemerintah mendukung memutus penyebaran Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pihaknya menyebutkan di antaranya physical distancing, penyediaan hand sanitizer di stasiun dan di LRT, melakukan penyemprotan desinfektan di stasiun dan LRT, pemeriksaan suhu tubuh bagi calon penumpang, penggunaan masker dan pakaian berlengan panjang serta larangan berbicara di dalam LRT bagi penumpang untuk menghindari sentuhan langsung dengan penumpang dan menghindari droplet.

Terhitung LRT Sumsel telah beroperasional selama 2 tahun. Sejak 23 Juli 2018, LRT Sumsel mulai digunakan sebagai sarana transportasi bagi masyarakat di Sumatera Selatan dan ikut mendukung transportasi atlet pada perhelatan Asian Games ke 18 pada 2018.

Seiring dengan kebutuhan masyarakat dalam bertransportasi, LRT Sumsel tumbuh sebagai budaya baru bertransportasi yang menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan dengan 13 stasiun yang siap melayani naik turun penumpang dan harga tiket yang terjangkau Rp5.000 untuk antar stasiun dan Rp10.000 untuk dari dan menuju stasiun bandara.

Selanjutnya, operator akan tetap mengupayakan untuk mempercepat jarak tempuh, waktu tunggu antar stasiun (headway), integrasi dengan Trans Musi dan Damri, penambahan jumlah perjalanan per hari, kemudahan memilih alat pembayaran untuk pembelian tiket hingga perbaikan sistem jalur dan persinyalan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai LRT
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top