Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kuartal II/2020: BKPM Sebut Investasi Asing dan Dalam Negeri Lebih Berimbang

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat Rp94,3 triliun, sementara penanaman modal asing (PMA) tercatat Rp97,6 triliun.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 22 Juli 2020  |  11:44 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan komposisi kinerja investasi asing ataupun dari dalam negeri lebih berimbang pada kuartal II/2020.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan penanaman modal dalam negeri (PMDN) tercatat Rp94,3 triliun, sementara penanaman modal asing (PMA) tercatat Rp97,6 triliun.

"Di kuartal II/2020 kami melonggarkan maka PMA mulai beranjak naik menjadi 51 persen. Jadi sekarang berimbang. Jangan ada lagi kecsan PMA tidak percaya masuk ke Indonesia," katanya, dalam paparan Realisasi Investasi Triwulan II 2020, Rabu (22/7/2020).

Dari investasi yang ada, didistribuskan ke wilayah luar Jawa sebesar 47,6 persen, sementara investasi di Pulau Jawa sebesar 52,4 persen. Adapun, untuk sektor industri, sektor listrik, gas dan air mendominasi sebesar Rp30,5 triliun.

Sementara itu, BKPM mencatat realisasi investasi langsung sebesar Rp191,9 triliun sepanjang kuartal II/2020 dengan serapan tenaga kerja 263.109 pekerja.

Realisasi ini turun 3,4 persen dibandingkan angka realisasi kuartal II/2019 dan turun 8,9 persen dari kuartal I/2020.

"Capaian ini sudah berang tentu bulan ekspektasi BKPM, karena kami targetkan sekitar Rp200 triliun," ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Rabu (22/7/2020).

Dari total perolehan tersebut, investasi asing (penanaman modal asing/PMA) kuartal II/2020 mencapai Rp97,6 triliun.

Sementara itu, investasi dalam negeri (penanaman modal dalam negeri/PMDN) pada kuartal II/2020 tercatat sebesar Rp94,3 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top