Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bebas Covid-19, Feri Lintas Buton-Wakatobi Kembali Beroperasi

ASDP Baubau memastkan seluruh awak kapal feri KMP Bahteramas II lintasan Kamaru-Wanci (Kabupaten Buton-Wakatobi) telah bebas Covid-19 dan bisa beroperasi kembali.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  15:08 WIB
Ilustrasi sejumlah pengendara kendaraan bermotor menumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang
Ilustrasi sejumlah pengendara kendaraan bermotor menumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). - ANTARA/Jessica Helena Wuysang

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Cabang Kota Baubau kembali mengoperasikan kapal feri KMP Bahteramas II lintasan Kamaru-Wanci (Kabupaten Buton-Wakatobi) usai selama 14 hari tidak beroperasi karena seluruh awak kapal menjalani karantina mandiri.

General Manager PT ASDP Ferry Cabang Baubau Suharto mengatakan berdasarkan surat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Kendari per 17 Juli 2020, dinyatakan bahwa hasil RT-PCR pada 17 orang awak kapal KMP Bahteramas II dinyatakan bebas Covid-19.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, hasil swab seluruh awak kapal dinyatakan negatif Covid-19. Setelah kurang lebih 14 hari, ada pernyataan dari KKP dan Satgas Covid-19 di Wanci, Wakatobi, dinyatakan kapal boleh dioperasikan kembali," kata Suharto, Senin (20/7/2020).

Pihaknya tidak ingin peristiwa itu terjadi kembali, sehingga memerintahkan seluruh jajarannya pada semua lintasan untuk meningkatkan koordinasi dengan Satgas Covid-19 di wilayahnya masing-masing.

Suharto juga memperketat pemeriksaan di check point dan pembelian tiket di loket penumpang. Tiap calon penumpang wajib menunjukkan kartu identitas dan tidak boleh diwakilkan.

"Biasanya kalau rombongan hanya satu orang yang membeli walaupun ada kartu identitas tapi orangnya tidak secara langsung diketahui. Jadi saya perintahkan untuk lebih selektif lagi dalam pencatatan dan penjualan tiket, dan lakukan pemeriksaan temperatur agar penumpang yang naik kapal benar-benar sehat,” tambahnya.

Dia mengakui KMP Bahteramas II, yang menghubungkan daratan Kepulauan Buton dengan Kabupaten Wakatobi, yang tidak beroperasi menimbulkan kerugian besar bagi banyak pihak karena tidak lancarnya arus distribusi barang dan logistik.

"Saya minta kepada seluruh pengguna jasa dan stakeholder selalu patuhi protokol kesehatan, dan jujur dalam memberikan data. Ini semua demi keselamatan bersama dan kelancaran perputaran ekonomi,” ujarnya.

KMP Bahteramas II terpaksa tidak beroperasi karena seluruh awaknya harus melakukan karantina mandiri di Wanci setelah diketahui mengangkut penumpang terkonfirmasi positif Covid-19 yang melarikan diri saat hendak akan dijemput Gugus Tugas Covid-19 Baubau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal asdp

Sumber : Antara

Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top