Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

MedcoEnergi Umumkan Produksi Gas Perdana Dari Lapangan Meliwis

Sumur Meliwis ditemukan pada 2016 ketika gas ditemukan dalam formasi Mundu. Lapangan ini dikembangkan melalui platform tak berawak dan pipa bawah laut sepanjang 11 km ke Maleo Platform untuk memasok hingga 20 MMCFD ke industri dalam negeri di Jawa Timur.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  09:25 WIB
Ilustrasi / Penampakan proyek pengembangan Lapangan gas Buntal/5 oleh Medco E&P Natuna Ltd. Istimewa / Dok. SKK Migas
Ilustrasi / Penampakan proyek pengembangan Lapangan gas Buntal/5 oleh Medco E&P Natuna Ltd. Istimewa / Dok. SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk (“MedcoEnergi”) mengumumkan telah memproduksi gas perdana pada 13 Juli 2020 dari lapangan Meliwis di Wilayah Kerja Lepas Pantai Madura, Jawa Timur.

Sumur Meliwis ditemukan pada 2016 ketika gas ditemukan dalam formasi Mundu. Lapangan ini dikembangkan melalui platform tak berawak dan pipa bawah laut sepanjang 11 km ke Maleo Platform untuk memasok hingga 20 MMCFD ke industri dalam negeri di Jawa Timur.

CEO MedcoEnergi Roberto Lorato, mengaku senang terlepas dari tantangan logistik dan operasional yang ditimbulkan oleh pandemi Covid-19, MedcoEnergi mampu menyelesaikan Pengembangan Meliwis dengan aman, dan dalam jangka waktu 4 tahun sejak lapangan ditemukan.

"Ini merupakan bukti kemampuan MedcoEnergi dalam menjalankan operasi dan komitmen berkelanjutan terhadap semua pemangku kepentingan.”

Sesuai prediksi, sebelumnya, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno mengatakan bahwa Proyek Meliwis yang dilaksanakan oleh Ophir Indonesia (Madura Offshor) dapat direalisasikan pada Juli 2020.

Adapun, proyek tersebut akan menghasilkan produksi gas sebesar 20 mmscfd pada saat beroperasi nanti.

"Mempercepat realisasi proyek hulu migas di tengah pembatasan mobilitas dalam rangka penanggulangan Covid-19 menunjukkan tekad dan semangat insan hulu migas untuk dapat melaksanakan program yang telah disepakati dalam Work, Program & Budget 2020 secara optimal dan efisien”, katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medco hulu migas
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top