Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KAI Usul Relaksasi SIKM, Ini Respons Pemprov DKI

Pemprov DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Perhubungan memberikan respons soal permintaan Direktur Utama KAI terkait dengan relaksasi SIKM.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  19:53 WIB
Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan pada gerbong kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan pada gerbong kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (15/3/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan persyaratan SIKM akan tetap berlaku seperti diatur dalam Pergub No. 60/2020 yang juga masih berlaku dalam menanggapi usulan relaksasi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan dua hal tersebut berjalan bersamaan karena ketika Pergub No. 60/2020 masih berlaku maka persyaratan SIKM juga tetap ditegakkan dan berlaku. Meski demikian, pihaknya enggan berkomentar lebih jauh terkait perlakuan yang berbeda untuk kendaraan darat seperti angkutan mobil dan travel.

“Sampai saat ini SIKM tetap berlaku sebagaimana diatur dalam Pergub No. 60/2020,” ujarnya, Kamis (9/7/2020).

Sebelumnya Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menjelaskan pada Jumat (10/7/2020) akan mulai mengoperasikan KA Argo Parahyangan Jakarta - Bandung dengan meminta kepada Gubernur DKI Jakarta agar dapat memberikan kemudahan dokumen SIKM.

Permintaan relaksasi tersebut didasari dengan membandingkan angkutan darat berupa mobil yang dapat secara bebas melenggang keluar-masuk tanpa memerlukan SIKM. Sementara itu bagi penumpang KAI terdapat petugas dari pemprov DKI yang siap siaga di stasiun keberangkatan dan tujuan untuk memeriksa SIKM.

“Itulah yang menyulitkan angkutan kami penumpang jadi nggak tertarik naik,” terangnya.

Sebelumnya, Didiek juga menyebutkan permintaan ini berasal dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang memintanya menjalankan KA Argo Parahyangan Jakarta-Bandung. Pihaknya menindaklanjuti dengan mengirimkan permohonan keringanan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Namun hingga kini KAI masih menunggu respons dan sikap dari Pemprov DKI Jakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt kai Pemprov DKI
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top