Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sriwijaya Air Klaim Bisa Bertahan Hadapi Semester II/2020

Sriwijaya Air Group mengaku telah menyiapkan strategi untuk bertahan menghadapi semester II/2020 di tengah kondisi sulit pandemi Covid-19.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 09 Juli 2020  |  19:30 WIB
Petugas sedang melakukan prosedur disinfeksi di salah satu pesawat milik Sriwijaya Air. - Dok. Istimewa
Petugas sedang melakukan prosedur disinfeksi di salah satu pesawat milik Sriwijaya Air. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sriwijaya Air Group mengaku masih dapat bertahan pada paruh kedua tahun ini dalam menghadapi kondisi industri penerbangan yang terdampak langsung oleh Covid-19.

Manajemen Sriwijaya Air mengatakan strategi yang diracik oleh perusahaan dalam kondisi terkini masih terus dilakukan. Evaluasi secara intens oleh jajaran manajemen Sriwijaya Air tetap dijalankan sambil menantikan kondisi industri transportasi udara mulai stabil kembali.

“Pada Semester II/2020 Sriwijaya Air Group masih survive di industri transportasi udara yang terkena dampak pandemi Covid-19 cukup besar,” ujar Tim Corporate Communication Sriwijaya Air melalui siaran pers, Kamis (9/7/2020).

Sejauh ini jajaran Komisaris dan Direksi Sriwijaya Air Group juga berkomitmen untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan. Adapun, maskapai mengoperasikan kembali beberapa penerbangan rute domestik terhitung sejak 1 Juli 2020.

Ada beberapa penerbangan dari/ke Jakarta seperti diantaranya Jakarta – Balikpapan – Jakarta, Jakarta – Batam – Jakarta, Jakarta – Medan – Jakarta, Jakarta – Padang – Jakarta, Jakarta – Pangkalpinang – Jakarta, Jakarta – Pontianak – Jakarta, Jakarta – Surabaya – Jakarta, Jakarta – Tanjung Pandan – Jakarta, Jakarta – Bandar Lampung – Jakarta, Jakarta – Makassar – Jakarta serta Yogyakarta (YIA) – Jakarta.

Perusahaan juga sudah menyiapkan rute penerbangan lainnya di kawasan Indonesia bagian barat untuk dioperasikan kembali seperti; Batam – Natuna – Batam dan Yogyakarta (YIA) – Bandar Lampung – Yogyakarta (YIA).

Selain itu, rute penerbangan dari/ke Balikpapan juga tersedia seperti; Balikpapan – Berau – Balikpapan, Balikpapan – Jakarta – Balikpapan, Balikpapan – Palu – Balikpapan, Balikpapan – Surabaya – Balikpapan, Balikpapan – Tarakan – Balikpapan, Balikpapan – Yogyakarta (YIA) – Balikpapan.

Sementara untuk rute Indonesia bagian timur pun sudah akan kembali dioperasikan beberapa rute penerbangan yang meliputi kota-kota besar per tanggal 1 Juli 2020.

Untuk kawasan Indonesia bagian timur, Sriwijaya Air juga sudah menyiapkan beberapa rute yang akan dioperasikan kembali dan meliputi kota-kota penting seperti; Ternate – Ambon – Ternate, Jayapura – Biak – Jayapura, Makassar – Biak – Makassar, Jayapura – Timika – Jayapura, Luwuk – Makassar – Luwuk, Manokwari – Sorong – Manokwari, Sorong – Makassar – Sorong, Ternate – Surabaya - Ternate, Makassar – Surabaya – Makassar, Ternate – Makassar – Ternate, Makassar – Semarang – Makassar, Timika – Makassar - Timika dan Makassar – Yogyakarta (YIA) – Makassar.

Operasional kembali rute domestik tersebut juga menghadapi kondisi new normal saat ini. Masyarakat menjadi semakin sadar pentingnya menjaga diri dari paparan penyakit dan siap kembali terkoneksi ke berbagai wilayah dalam negeri untuk pekerjaan, bisnis, maupun menjalin silaturahmi dengan sanak saudara serta kerabat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sriwijaya air maskapai penerbangan
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top