Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sri Mulyani: Melalui BUMN, Pemerintah Jamin Kredit UMKM hingga Rp100 Triliun

Dengan iuran penjaminan Rp5 triliun yang dibayarkan pemerintah, PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) akan bisa menjamin Rp100 triliun kredit modal kerja untuk UMKM.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 07 Juli 2020  |  14:56 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat mengikuti rapat kerja antara Komisi XI DPR RI dengan pemerintah di kompleks parlemen, Jakarta, Senin (2/12/2019). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menggelontorkan dana Rp5 triliun untuk penjaminan kredit modal kerja kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah sebagai upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan saat ini sektor yang perlu mendapat perhatian utama adalah UMKM. Tujuannya agar mempercepat pergerakan ekonomi dari level akar rumput (grassroot).

Penjaminan kredit modal kerja diberikan melalui PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) dan PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).

Adapun dengan iuran penjaminan Rp5 triliun yang dibayarkan pemerintah, kata Sri Mulyani, akan bisa menjamin Rp100 triliun kredit modal kerja untuk UMKM.

"Rp5 triliun iuran penjaminan akan bisa meng-cover dengan tarif 7,65 persen, sehingga bisa meng-cover hingga Rp100 triliun untuk 18 bulan," katanya dalam acara peluncuran Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, Selasa (7/7/2020).

Pada tahun ini, diharapkan kredit modal kerja yang disalurkan dengan penjaminan Askrindo dan Jamkrindo ini sebesar Rp65 triliun hingga Rp80 triliun.

Sri Mulyani mengatakan, sektor UMKM terdampak pandemi Covid-19 yang sudah mendapatkan subsidi bunga dan keringanan kredit diharapkan dapat bangkit kembali melalui stimulus baru ini.

"Kita harap tetap bergulir, akselerasinya jalan sampai 2021. Dengan pemulihan ini kita harap UMKM yang berjumlah 60 juta bisa melakukan langkah-langkah produktif," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN umkm sri mulyani
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top