Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kembangkan Tujuh Proyek, AP II Butuh Suntikan Investor Rp16 Triliun

Kerja sama dengan investor dilakukan secara jangka panjang, sampai dengan 25 tahun, agar memberikan balik modal yang menjanjikan bagi investor walaupun dalam masa pandemi Covid-19.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  05:30 WIB
Sejumlah penumpang melakukan check-in di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi jumlah penumpang pada kuartal I/2020 bisa berkurang sebesar 218.000 orang atau sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu akibat wabah virus corona (COVID-19) yang menyebabkan aktivitas penerbangan domestik dan internasional berkurang. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Sejumlah penumpang melakukan check-in di Terminal IA Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2020). PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi jumlah penumpang pada kuartal I/2020 bisa berkurang sebesar 218.000 orang atau sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu akibat wabah virus corona (COVID-19) yang menyebabkan aktivitas penerbangan domestik dan internasional berkurang. Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura II berencana melakukan kemitraan dengan investor untuk 7 (tujuh) proyek infrastruktur dengan total nilai Rp16 triliun atau lebih dari US$1 miliar.

Direktur Komersial PT Angkasa Pura II Ghamal Peris mengatakan proyek infastruktur ini harus sejalan dengan proyeksi membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dampaknya, industri penerbangan dan kebandaraan juga diyakini akan kembali bergairah.

Kerja sama dengan investor dilakukan secara jangka panjang, sampai dengan 25 tahun, agar memberikan balik modal yang menjanjikan bagi investor walaupun dalam masa pandemi Covid-19.

"Mengacu pada potensi pengembangan bisnis di industri kebandaraan yang semakin dinamis, salah satu upaya akselerasi bisnis yang akan dilakukan adalah dengan melakukan program kemitraan dengan investor yang kredibel di bidangnya, untuk tujuh proyek tersebut dengan total nilai Rp16 triliun atau lebih dari US$1 miliar," jelasnya melalui keterangan resmi, Kamis (2/7/2020).

Kegiatan Market Sounding diikuti oleh lebih dari 250 partisipan dari Indonesia dan luar negeri, yang berasal dari perusahaan swasta dan BUMN di bidang konstruksi, pengembang/developer, pengelola bandara, ritel, periklanan, logistik, aviasi, pengelola kawasan, lembaga keuangan, konsultan, dan asosiasi usaha.

Adapun 7 proyek infrastruktur yang ditawarkan diantaranya 4 Stars Hotel at Soekarno Hatta Airport International Terminal. Meliputi kerja sama pengelolaan hotel sampai dengan 20 tahun.

Selanjutnya Aeroland City Development Project at Tangerang. Proyek ini merupakan kerja sama pengembangan lahan untuk Business Park, Service Apartment, residential, sekolah, dan pergudangan.

Kemudian Retail Area Management for AP II Airports yang merupakan kerja sama pengelolaan retail area di 17 Airport AP II.

Proyek keempat juga mencakupkerja sama pengelolaan periklanan pada 17 Bandara AP II termasuk Bandara Soekarno Hatta.

Adapula Sky City at Soekarno Hatta Airport yang merupakan kerja sama pembangunan dengan konsep TOD (TransitOriented Development), Convention Center, dan Service Apartment. Proyek terakhir yakni Airport City at Supadio International Airport atau kerja sama pembangunan leisure mall, condotel, sport club, dan entertainment dalam satu kawasan.

Diluar itu terdapat Airport City di  Kualanamu International Airport yang merupakan kerja sama pembangunan perumahan lokal dan gedung komersial (theme park, logistic park, dan factory outlet) di lahan 200 ha.

Saat ini PT Angkasa Pura II (Persero) juga mengelola salah satu bandara tersibuk di Kawasan Asia dan dunia, yaitu Bandara Internasional Soekarno Hatta yang melayani penumpang sebanyak 54,2 juta pada tahun 2019 dan secara korporasi sebanyak 94 juta, tentunya dihadapkan pada tantangan bagaimana membuat akselerasi dalam dinamika bisnis.

Sebagai gambaran, ujar Ghemal, potensi Bandara Internasional Soekarno Hatta sebagai Primary Internasional Hub dan Regional Hub adalah proyeksi pertumbuhan pergerakan angkutan udara untuk Bandara Internasional Soekarno Hatta yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investor angkasa pura ii covid-19
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top