Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Investor Belgia Tertarik Kembangkan Kakao di Manokwari Selatan

Dalam waktu dekat, investor dari Belgia itu akan berkunjung ke Manokwari Selatan sekaligus melakukan penandatanganan nota kesepahaman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  18:43 WIB
Perkebunan kakao. - Bisnis
Perkebunan kakao. - Bisnis

Bisnis.com, MANOKWARI — Investor asal Belgia melirik potensi perkebunan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat dan dalam waktu dekat akan berinvestasi untuk mengembangkan komoditas tersebut.

Bupati Manokwari Selatan Markus Waran optimistis kegiatan investasi di daerah tersebut tetap berjalan meskipun wabah virus corona jenis baru (Covid-19) masih melanda.

"Meskipun masih dalam masa pendemi tidak masalah, kita harus optimis kegiatan investasi tetap berjalan. Perekonomian daerah harus segera bangkit," ujarnya, Rabu (1/7/2020).

Menurutnya, dalam waktu dekat investor dari Belgia itu akan berkunjung ke Manokwari Selatan sekaligus melakukan penandatanganan nota kesepahaman.

Waran menuturkan bahwa kakao merupakan komoditas unggulan Manokwari Selatan. Pemerintah daerah akan terus menggenjot produksinya agar ekspor terus meningkat.

"Saat ini sudah ada koperasi yang menampung hasil panen petani. Bahkan, pada awal tahun 2020 lalu kita sudah ekspor ke sejumlah negara di Amerika Serikat dan Eropa," ujarnya.

Kehadiran investor dari Belgia pun, menurut bupati, disambut baik para petani karena pasar biji kakao di daerah tersebut semakin lebar.

"Pastinya petani akan senang, karena hasil panenya sudah pasti ada yang beli. Kita tinggal kawal agar produksinya meningkat dan mutunya tetap terjaga," kata Waran.

Di Manokwari Selatan terutama di wilayah Ransiki terdapat ribuan hektarr perkebunan kakao. Saat ini, baru sekitar 225 hektare yang berproduksi, sedangkan cadangan lahan perkebunan di daerah tersebut masih mencapai 600 hekatre hingga 900 hektare.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kakao perkebunan

Sumber : Antara

Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top