Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Perlu Pikirkan Dampak Konversi Hutan ke Budidaya Udang

Pengamat sektor kelautan dan perikanan Abdul Halim menginginkan berbagai pihak independen betul-betul mengkaji dampak bila kawasan hutan dikonversi menjadi budi daya udang.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  15:31 WIB
Ilustrasi - Aktivitas pembudidaya udang. ANTARA - HO/KKP
Ilustrasi - Aktivitas pembudidaya udang. ANTARA - HO/KKP

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah perlu mengkaji dampak konversi kawasan hutan dijadikan budidaya udang terutama terkait kondisi lahan.

Pengamat sektor kelautan dan perikanan Abdul Halim menginginkan berbagai pihak independen betul-betul mengkaji dampak bila kawasan hutan dikonversi menjadi budidaya udang.

"Perlu dikaji terkait dampak konversi lahan hutan menjadi lahan budi daya udang," katanya di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Sebelumnya, KKP yang berencana membangun model klaster percontohan budi daya udang di lahan yang merupakan milik Perum Perhutani.

Menurut Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan itu, sejumlah hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah terkait kondisi lahan yang digunakan harus diteliti secara terperinci.

Hal tersebut, lanjutnya, agar ke depannya tidak menimbulkan persoalan baik dari aspek lingkungan hidup maupun sosial masyarakat.

Sebelumnya, KKP berencana membangun model klaster percontohan budi daya udang berkelanjutan dengan bersinergi sekaligus memberdayakan lembaga masyarakat yang terdapat di desa hutan.

Menteri Edhy mengatakan bahwa lahan yang merupakan milik Perum Perhutani dan dikelola lembaga masyarakat desa hutan cukup potensial untuk dioptimalkan guna pengembangan usaha budi daya udang vaname berkelanjutan.

Edhy dan jajarannnya telah meninjau langsung calon lokasi percontohan klaster budi daya udang vaname di Desa Kertajadi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (19/6/2020).

Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) KKP Karawang telah pula melakukan identifikasi dan kajian kelayakan teknis di kawasan tersebut.

Menteri Edhy menegaskan pentingnya memberdayakan ekonomi masyarakat termasuk mendorong lembaga masyarakat lokal untuk terlibat langsung dalam kegiatan ekonomi, termasuk dalam kegiatan usaha budi daya udang.

"Lahan ini statusnya milik Perum Perhutani dan dikelola oleh lembaga masyarakat desa hutan. Tim UPT kami sudah lakukan groundcheck dan melakukan kajian kelayakan teknis. Saya kira ini baik, nanti kita berdayakan masyarakat desa hutan di sini, tentu tujuannya untuk mendorong perekonomian masyarakat.," paparnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

udang budidaya udang

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top