Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

New Normal, Pasar Daring Raup Cuan

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung mengatakan bisnis perdagangan elektronik terbagi dalam beberapa jenis, salah satunya berbentuk marketplace.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Juni 2020  |  15:58 WIB
Ilustrasi ecommerce. Istimewa
Ilustrasi ecommerce. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Masa kenormalan baru atau New Normal membawa cuan untuk pasar daring (marketplace) tetapi juga kerugian bagi pelaku bisnis ride sharing atau ojek daring.

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Ignatius Untung mengatakan bisnis perdagangan elektronik terbagi dalam beberapa jenis, salah satunya berbentuk marketplace.  

"Marketplace saat ini sedang menuai panen di masa normal baru. E-commerce jenis ini tetap terus menjalankan bisnisnya dengan penambahan kapasitas," katanya, Jumat (19/6/2020).

Selain marketplace, bisnis perdagangan elektronik yang menuai panen adalah pebisnis yang menawarkan produk kebutuhan barang sehari-hari. Tidak hanya itu, e-commerce yang menawarkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat saat ini juga dinilai sedang menuai keuntungan di tengah pandemi virus corona.

Sayangnya, bagi kalangan pelaku e-commerce yang menggeluti ojek daring saat ini mengalami kondisi setengah merugi akibat hantaman wabah Covid-19.

"Ketika pandemi melanda Indonesia kemudian terbit keputusan bahwa ojek online tidak boleh menarik penumpang, otomatis bisnis ride sharing mengalami penurunan drastis," katanya.

Menurutnya, kendati aata pertumbuhan layanan pemesanan makanan via ojek daring, ternyata belum cukup untuk menutupi kerugian di kategori layanan angkutan penumpang.

Untung menambahkan, memasuki new normal, pihaknya memperkirakan pertumbuhan dalam layanan angkutan penumpang ojek online belum kembali seperti sebelum pandemi.

Ignatius mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan oleh para pelaku bisnis transportsi daring pada masa normal baru yang dinilai sudah tepat, antara lain mulai dari kebijakan memasang pembatas di ojek daring hingga penumpang dianjurkan membawa helm sendiri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

marketplace ecommerce

Sumber : Antara

Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top