Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Budaya Masyarakat Pengaruhi Prospek Pasar TOD

Prospek pasar hunian dengan konsep transit oriented development (TOD) dinilai tergantung dari budaya masyarakat setempat.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 09 Juni 2020  |  15:12 WIB
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pengunjung mencoba virtual reality disamping maket hunian terintegrasi transportasi Stasiun Rawa Buntu yang dibangun dengan konsep Transit oriented Development (TOD) di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Senin (10/12/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Prospek pasar hunian dengan konsep transit oriented development (TOD) dinilai tergantung dari budaya masyarakat setempat mengingat tujuan utama pengembangan konsep ini adalah meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi.

Director Advisory Service Colliers International Indonesia Monica Koesnovagril mengatakan bahwa di luar negeri, pengembangan konsep hunian TOD lebih mengarah ke segmen pasar menengah hingga menengah ke atas.

"Di luar negeri itu kelas menengah atau menengah atas pun banyak juga yang dibangun dengan konsep TOD karena kalau di luar [negeri] kan orang sudah biasa menggunakan transportasi umum," katanya pada Bisnis.com, Selasa (9/6/2020).

Sementara itu, pasar kelas menengah ke atas di Indonesia masih memilih preferensi lain dalam hal hunian. Monica mengatakan bahwa berdasarkan temuan di lapangan, pasar menengah hingga menengah atas masih kurang tertarik dengan konsep hunian TOD.

"Nah, kalau di sini kalau misalnya kita tanya ke orang-orang kelas menengah ke atas soal keinginan di TOD itu umumnya gak mau karena mereka kemana-mana masih naik mobil pribadi," kata dia.

Dia menyatakan bahwa sebelum adanya Covid-19, hunian berkonsep TOD ini sebetulnya bisa menjawab soal persoalan kemacetan yang selama ini terjadi di kota-kota besar. Namun, dengan adanya Covid-19 dan masa kenormalan baru atau new normal pihaknya masih menyangsikan mengenai prospek pasar TOD.

Hanya saja, dia meyakini bahwa pasar TOD masih memiliki prospek dalam jangka panjang jika disertai dengan aspek yang mendukung dalam hal pengembangan konsep tersebut.

"Seperti di Hong Kong, proyek pemerintah kerja sama dengan swasta dan itu mixed use," ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT Intiland Development Tbk. Archied Noto Pradono mengakui bahwa prospek pengembangan properti berkonsep TOD semakin menjanjikan ke depannya. 

Meskipun demikian, dia menyatakan untuk saat ini perusahaan dengan kode saham DILD itu masih menahan ekspansi pengembangan kawasan hunian berkonsep tersebut dan belum merencanakan merambah ke kota lain.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti tod
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top