Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Imbas Covid-19, Inflasi Ramadan 2020 Diprediksi Lebih Rendah Dari 2019

Angka inflasi selama bulan Ramadan diperkirakan akan lebih rendah dari tahun lalu akibat pandemi Covid-19.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 01 Juni 2020  |  15:51 WIB
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pedagang menata barang dagangannya di Pasar Senen, Jakarta, Senin (4/5/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan angka inflasi periode Mei 2020 pada hari Selasa (2/6/2020). Namun, angka inflasi selama bulan Ramadan diperkirakan akan lebih rendah dari tahun lalu akibat pandemi Covid-19.

Ekonom Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan RI Eric Sugandi memperkirakan inflasi di bulan Mei 2020 berada di angka 0,08% month on month (mtm) atau 2,21% year on year (yoy).

"Inflasi pada Ramadan tahun ini lebih rendah dibandigkan tahun-tahun sebelumnya. Ini terjadi seiring melambatnya pertumbuhan konsumsi rumah tangga karena dampak negatif pandemi Covid-19 pada perekonomian," katanya dalam keterangan resmi, Senin (1/6/2020).

Dia menuturkan faktor lain yang mendukung rendahnya inflasi pada Mei 2020 adalah penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah sempat mengalami tekanan atau anjlok pada periode Mei-April 2020 lantaran ketidakpastian global akibat Covid-19.

Menurutnya, hal tersebut menyebabkan berkurangnya tekanan inflasi dari impor barang, khususnya barang konsumsi masyarakat. Eric memprakirakan inflasi akan berada di angka 3,0% (yoy) pada akhir 2020.

"Namun, inflasi berpotensi lebih rendah jika pertumbuhan konsumsi masyarakat masih tetap lemah akibat dampak negatif pandemi virus Corona," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi ekonomi Virus Corona covid-19
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top