Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Masuki New Normal, Produsen Pupuk Perketat Prosedur di Area Pabrik

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan lima produsen pupuk yang merupakan entitas bisnisnya siap menerapkan pedoman New Normal dengan tetap memberlakukan prosedur pencegahan Covid-19 di lingkungan kerja dan pabrik masing-masing secara ketat.
Fatkhul Maskur
Fatkhul Maskur - Bisnis.com 29 Mei 2020  |  00:30 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin penyaluran pupuk baik pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi kepada petani tidak terganggu oleh penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Daerah. - Antara / Pupuk Indonesia
PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin penyaluran pupuk baik pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi kepada petani tidak terganggu oleh penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Daerah. - Antara / Pupuk Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) menyatakan lima produsen pupuk yang merupakan entitas bisnisnya siap menerapkan pedoman New Normal dengan tetap memberlakukan secara ketat prosedur pencegahan Covid-19 di lingkungan kerja dan pabrik, untuk melindungi karyawan dan kelancaran penugasan penyaluran pupuk.

Kelima produsen pupuk dimaksud yakni PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kaltim, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Iskandar Muda Aceh dan PT Petrokimia Gresik.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat mengatakan sejak awal Pupuk Indonesia telah mengarahkan para produsen pupuk untuk menjalankan langkah-langkah pencegahan Covid-19.

Langkah tersebut mencakup pengaturan shift di pabrik, pemeriksaan kesehatan bagi karyawan dan tamu yang memasuki area pabrik dan kantor, penyediaan APD lengkap di pabrik dan kantor, tambahan wastafel di area strategis, hingga pemberlakuan work from home untuk karyawan tertentu dan yang memiliki kondisi khusus, serta pembatasan kedatangan tamu dan pembatasan perjalanan dinas.

"Langkah preventif tersebut sebagai upaya nyata Pupuk Indonesia Grup melindungi seluruh karyawan dan menjamin kelangsungan operasional perusahaan demi menjaga penugasan dari Pemerintah dapat berjalan lancar dan normal," kata Aas dalam keterangan pers, Kamis (28/5/2020).

Khusus untuk karyawan pabrik, perusahaan turut menyediakan extra fooding dan vitamin guna menjaga kesehatan para personil. Pegawai pun diwajibkan segera melakukan rapid test, medical check up, vaksin pneumonia dan vaksin influenza.

Pupuk Indonesia juga telah menyiapkan berbagai protokol yang mencakup berbagai aspek bisnis Perusahaan, termasuk penerapan physical distancing di ruang kerja. “Perlahan-lahan semua aspek kegiatan akan dinormalkan kembali, termasuk jumlah karyawan yang masuk kerja, dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dan tentunya menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah."

Pupuk Indonesia juga telah mengoptimalkan teknologi digital di berbagai aspek bisnis, baik itu untuk kegiatan rapat, administrasi, keuangan hingga kegiatan pemasaran. “Khusus untuk aspek produksi, kami telah mengembangkan teknologi digital fertilizer untuk memonitor segala aspek performance pabrik."

Upaya preventif juga diterapkan di dermaga pelabuhan di area pabrik, di mana setiap kapal yang berlabuh diawasi dengan ketat, mulai dari kelengkapan dokumen bebas karantina, hingga pembatasan dan pemeriksaan kesehatan anak buah kapal (ABK) yang turun ke dermaga. "Tenaga kerja bongkar muat dan petugas yang naik ke atas kapal juga wajib menggunakan masker dan sarung tangan, serta wajib membersihkan diri usai bertugas."

Tenaga pemasar pun diwajibkan memperhatikan protokol Covid-19 dengan mengenakan masker, menjaga jarak aman dengan orang lain, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat di mana pun berada. Semua kebijakan itu bersifat dinamis, dan siap menyesuaikan dengan perkembangan terbaru. "Bagaimana pun juga, perlindungan konsumen menjadi hal yang utama bagi kami," tutur Aas.

Perseroan pun telah memiliki web dashboard berisikan informasi terkini dari penyebaran Covid-19 di lingkungan perusahaan. Dashboard tersebut bisa diakses oleh seluruh karyawan Pupuk Indonesia Grup kapan pun dan di mana pun. Dengan begitu, para karyawan meski telah rutin melakukan pencegahan, namun bisa tetap waspada dengan lingkungan kerjanya.

"Informasi tersebut menyajikan data angka terkait penyebaran dan penanganan Covid-19 di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Informasi hanya berupa angka, tanpa mengungkap identitas karyawan apabila ada yang mengalami gejala atau positif terpapar," jelas dia.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh karyawan yang masih tetap bertugas menjaga produksi dan operasional perusahaan dalam kondisi di tengah pandemi seperti saat ini," kata Aas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pupuk Indonesia Protokol Pencegahan Covid-19 Kenormalan Baru
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top