Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penjualan Ciputra di Makassar Tak Terdampak Corona

Penjualan yang cukup positif tersebut, tak terlepas dari strategi dan bidikan segmen pasar yang diterapkan perusahaan.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  17:39 WIB
Citra Raya - Ilustrasi/citraraya.com
Citra Raya - Ilustrasi/citraraya.com

Bisnis.com, JAKARTA - Bisnis properti di sejumlah daerah tak terlepas dari dampak sentimen virus corona jenis baru atau Covid-19 lantaran terbatasnya sarana pemasaran akibat pemberlakuan pembatasan sosial.

Namun, dampak besar virus corona terhadap penjualan properti di Makassar diklaim tidak terlalu signifikan bagi pengembang Ciputra Grup.

Direktur Ciputra Grup Johan Giam mengatakan bahwa selama wabah Covid-19 penjualan rumah di Citra Garden Gowa dinilai mengalami peningkatan. Penjualan rumah dan ruko kuartal I/2020 meningkat 20 persen jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

"Dari Januari hingga Mei 2020 ini, rata-rata kami bisa menjual 15 unit rumah. Dalam kondisi seperti ini, hasil demikian tentu sangat kami syukuri," katanya, Rabu (20/5/2020).

Dia mengatakan bahwa minat dan kebutuhan masyakarat terhadap hunian di Gowa dan Makassar dinilai masih sangat besar. Penjualan yang cukup positif tersebut, kata Johan, tak terlepas dari strategi dan bidikan segmen pasar yang diterapkan perusahaan. 

Johan mengaku bahwa sejak awal tahun pihaknya gencar memasarkan unit melalui sarana digital. Alhasil, respon calon konsumen terbilang cukup besar. Apalagi, Ciputra meluncurkan satu tipe baru bertajuk Alora di klaster Primera.

Deputy Project Manager Citra Garden Gowa, Ilham mengatakan bahwa dengan target pasar yang tepat dan harga di bawah Rp500 jutaan, maka target pasar sudah direngkuh dan pembeli Ciputra Garden Gowa rata-rata adalah keluarga muda yang membutuhkan rumah pertama.

"Jadi mereka adalah end user. Karena [rumah] ini merupakan kebutuhan, sehingga ketika ada kemampuan dan kesempatan mereka akan beli," katanya.

Dia mengatakan bahwa penjualan rumah dengan harga di bawah Rp500 juta di masa pandemi ini dinilai sebagai strategi yang tepat, sebab pangsa pasar di segmen tersebut sangat besar.

Lagipula, pihaknya juga menawarkan promo antara lain uang muka Rp3,5 juta selama 5 kali serta subsidi biaya provisi KPR 1 persen. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top