Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Terjangkit Virus Corona, 47 Persen UMKM Gulung Tikar

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga dan Kementerian UMKM, wabah virus Corona memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan UMKM.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 20 Mei 2020  |  16:52 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki berpose dengan produk UMKM saat mengunjungi redaksi Antara di Wisma Antara, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Kunjungan Teten Masduki tersebut dalam rangka wawancara khusus membahas prospek Koperasi dan UKM dalam industri 4.0. ANTARA FOTO - Indrianto Eko Suwarso
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki berpose dengan produk UMKM saat mengunjungi redaksi Antara di Wisma Antara, Jakarta, Jumat (6/3/2020). Kunjungan Teten Masduki tersebut dalam rangka wawancara khusus membahas prospek Koperasi dan UKM dalam industri 4.0. ANTARA FOTO - Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 47 persen usaha mikro. kecil, dan menengah (UMKM) harus gulung tikar karena terdampak pendemi virus corona Covid-19.

Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengatakan berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga dan Kementerian UMKM, wabah virus Corona memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan UMKM.

Dia menjelaskan bahwa, pelaku UMKM pada saat ini harus menghadapi masalah yang cukup besar yang diberikan oleh beberapa faktor.

"Diramalkan survei 47 persen UMKM berhenti berusaha, kami juga mencatat hal yang sama," katanya dalam diskusi virtual yang digelar Himpuni pada Rabu (20/5/2020).

Pada saat ini, kata Teten, kebanyakan UMKM mengalami masalah kesehatan arus kas, sehingga harus merumahkan tenaga kerjanya.

Sementara itu, pelaku UMKM terkendala dari sisi supply karena terganggunya distribusi selama masa pandemi Covid-19.

Selain itu, pelemahan dari sisi permintaan semakin menekan keberlangsungan UMKM dalam negeri.

"Jadi perlu quick win respons untuk menjawab ini, pemerintah sudah merumuskan 5 kebijakan untuk memitigasi problem UMKM yang terdampak 2 sisi tersebut," ungkapnya.

Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) turut menyoroti hal yang sama terhadap masalah UMKM pada saat ini.

Berdasarkan survei Himpuni soal UMKM perlu dukungan untuk bangkit dengan responden survei yang berasal dari kalangan pemilik atau pengelola UMKM, pemerhati UMKM, mahasiswa, dosen dan alumni perguruan tinggi berpendapat bahwa krisis ekonomi sebagai dampak pandemi korona membutuhkan dukungan untuk bangkit.

"Dukungan dibutuhkan khususnya dalam upaya meningkatkan penjualan dan aliran masuk kas," ujar Maryono, Koordinator Presidium III Himpuni. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

umkm Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top