Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengenal Adika Nuraga, Wakil Keluarga Bakrie dalam Proyek Gasifikasi Rp29,6 Triliun

PT Bakrie Capital Indonesia menggandeng PT Ithaca Resources dan Air Products and Chemical, Inc di BCIP, Kutai Timur untuk mengucurkan investasi US$2 miliar atau sekitar Rp29,6 Triliun (Kurs Rp14.800) mengubah batubara menjadi methanol.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 17 Mei 2020  |  13:52 WIB
Adika Nuraga Bakrie - Laman Jungle Land
Adika Nuraga Bakrie - Laman Jungle Land

Bisnis.com, JAKARTA - Grup Bakrie menandatangani perjanjian gasifikasi batubara menjadi metanol dengan PT Ithaca Resources, dan Air Products senilai US$2 miliar di Kalimantan Timur.

Dalam laman media sosial Linkedin, CEO dan President Director PT Bakrie and Brothers Tbk. (BNBR) Anindya Novyan Bakrie menyebutkan perjanjian itu ditandatangani oleh para pihak dan disaksikan pejabat terkait secara virtual.

"Pihak Bakrie diwakili CEO Bakrie Capital Indonesia Aga Bakrie, Air Products diwakili CEOnya Seifi Ghasemi yang berada di Amerika Serikat dan ITHACA diwakili Agoes Projosasmito," ulas Anindya yang dikutip Minggu, (17/5/2020).

Lalu siapa Adika Nuraga Bakrie yang dikenal dengan Aga Bakrie?

Dikutip dari laman Jungle Land, salah satu bisnis hiburan milik Grup Bakrie, dan informasi pendukung lain, Aga Bakrie merupakan anak tertua dari Nirwan D. Bakrie.

Aga kelahiran Jakarta, 14 Desember 1981. Ia bersama 10 cucu dari generasi ketiga telah mengendalikan sejumlah bisnis keluarga.

Selain menjadi Komisaris Jungle Land, Aga juga tercatat pernah menjadi Komisaris PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk dimulai pada 2015. Dalam komposisi direksi terbaru, nama Aga tidak lagi ada namun adiknya, Adhika Ardhayudha Bakrie menjadi direksi pada perusahaan sawit itu.

Lulusan Bentley College, Boston – USA pada 2005 itu telah menjabat Direktur PT Bakrie Capital Indonesia sejak 2013.

Aga juga tercatat menjadi di PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk sebagai Direktur (2015-2017), PT Jungleland Asia sebagai Direktur (2015-2016), PT Graha Andrasentra Propertindo, sebagai Chief Business Development Officer (2014 – 2015), PT Semesta Marga Raya/Bakrie Toll Road.

Lainnya ia sebagai Deputy Chief Financial Officer (2009 – 2012) PT Kaltim Prima Coal, sebagai Manager (2008) PT. Bakrieland Development Tbk, sebagai Investment Specialist (2007 – 2014) PT Bumi Resources Tbk, Investor Relations (2007), Capital Managers Asia, sebagai Analyst (2005 – 2006).

Dalam laporan Bisnis.com, 25 November 2012, Nirwan Bakrie mengklaim generasi ketiga keluarga itu semakin banyak. Ada 11 orang generasi ketiga keluarga Bakrie yang turut dilibatkan.

"Kami berpesan agar para putra mahkota itu tetap menjaga kebersamaan dan tidak ada saling iri. Itu ditanamkan kepada mereka, bahwa kunci dari kelangsungan bisnis bisa sampai 100 tahun," katanya.

Nirwan menyebutka regenerasi perusahaan Bakrie ada di tangan Anindya Bakrie sebagai laki-laki tertua dan Sahla Bakrie sebagai perempuan tertua di generasi ketiga keluarga itu.

Pada generasi kedua, Grup Bakrie dikendalikan oleh Aburizal, Nirwan, Indra Bakrie dan Roosmania Odi Bakrie.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Grup Bakrie bnbr
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top