Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Operasional Elnusa Petrofin Tidak Terganggu Corona

Direktur Utama Elnusa Petrofin Haris Syahrudin menjelaskan bahwa meskipun kondisi industri minyak dan gas bumi sedang tertekan, pihaknya tetap melanjutkan kegiatan pendistribusian BBM untuk wilayah Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  22:53 WIB
Elnusa - Ilustrasi
Elnusa - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Elnusa Petrofin tetap melaksanakan kegiatan operasional secara penuh di tengah pandemi virus corona untuk memastikan kebutuhan energi di luar pulau Jawa tetap terpenuhi.

Direktur Utama Elnusa Petrofin Haris Syahrudin menjelaskan bahwa meskipun kondisi industri minyak dan gas bumi sedang tertekan, pihaknya tetap melanjutkan kegiatan pendistribusian BBM untuk wilayah Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara.

Hingga saat ini pihaknya tetap melayani pendistribusian BBM untuk sebanyak 2554 SPBU yang tersebar di luar pulau Jawa dengan mengoperasikan 1.600 unit mobil tangki dan 5.600 awak mobil tangki.

"Ini yang menarik di tengah-tengah Covid-19, kami tidak bisa berhenti jadi kami terus operasi karena untuk memastikan keberadaan BBM di masyarakat," katanya dalam diskusi MarkPlus Industry Roundtable sektor infrastruktur, Selasa (12/5/2020).

Menurut Haris, terdapat tantangan tersendiri untuk tetap beroperasi pada kondisi penyebaran virus Covid-19.

Pasalnya, di satu sisi pasokan BBM untuk sejumlah daerah harus tetap terjaga, tetapi di sisi lain pihaknya harus tetap memastikan kondisi kesehatan karyawan.

"Dalam mengoperasikan ini satu adalah kita langsung membentuk tim satgas," ungkapnya.

Sementara itu, Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya mengungkapkan, pandemi Covid-19 memberikan dampak yang variatif bagi industri infrastruktur dan utilitas.

Dampak buruk dirasakan oleh industri aviasi sebagai industri paling terpuruk setelah sektor hospitality, tetapi menjadi peluang bagi perusahaan penyedia barang seperti petrokimia dalam meningkatkan profit dan market share pupuk. Tidak hanya itu PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) juga berhasil membalikan keadaan dengan inovasi dan berada dalam posisi yang menguntungkan.

"Ada dua macam company, ada yang growing ada yang declining. Best guess saya kuartal I/2020 atau kuartal II/2020 kita surviving untuk industri yang declining dan servicing untuk yang growing. Pupuk ini growing karena mendapat tugas menyalurkan utilities jadi harus servicing lebih baik. Utilities itu bukan cuma listrik dan air," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

elnusa Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top