Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiket Kereta Api Luar Biasa (KLB) Dijual Mulai Hari Ini, Simak Jadwal dan Tarifnya

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan sebanyak enam perjalanan pergi pulang (pp) Kereta Api Luar Biasa (KLB) untuk berbagai rute mulai 12 Mei sampai dengan 31 Mei 2020.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 11 Mei 2020  |  01:56 WIB
Suasana gerbong kereta Argo Parahyangan jurusan Gambir - Bandung terlihat kosong dari penumpang di Stasiun gambir, Jakarta, Jumat (27/3). Bisnis - Dedi Gunawan
Suasana gerbong kereta Argo Parahyangan jurusan Gambir - Bandung terlihat kosong dari penumpang di Stasiun gambir, Jakarta, Jumat (27/3). Bisnis - Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan sebanyak enam perjalanan pergi pulang (pp) Kereta Api Luar Biasa (KLB) untuk berbagai rute mulai 12 Mei sampai dengan 31 Mei 2020.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan tiket dijual mulai Senin (11/5/2020) di loket stasiun keberangkatan penumpang. Pemesanan dan pembelian tiket dapat dilakukan mulai H-7 keberangkatan oleh penumpang yang yang bersangkutan dan tidak dapat diwakilkan.

“Terdapat enam perjalanan Kereta Api Luar Biasa yang kami operasikan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat,” ujarnya, Senin (11/5/2020).

Adapun tiga rute PP yang dilayani adalah Gambir-Surabaya Pasarturi pp (Lintas Utara) yang terdiri atas empat Kereta Eksekutif dan empat Kereta Ekonomi.

Kapasitas yang dijual sebanyak 264 tempat duduk atau 50 persen dari total tempat duduk tersedia.Tarif yang dikenakan untuk jarak terjauh, yakni kelas Eksekutif Rp750.000 dan Ekonomi Rp400.000

Stasiun naik atau turun penumpang di antaranyaGambir, Cirebon, Semarang Tawang, dan Surabaya Pasarturi.

Selanjutnya, rute Gambir-Surabaya Pasarturi pp (Lintas Selatan) yang terdiri atas empat Kereta Eksekutif dan empat Kereta Ekonomi. Kapasitas yang dijual sebanyak 264 tempat duduk atau 50 persen dari total tempat duduk tersedia.

Tarif jarak terjauh yakni kelas eksekutif Rp750.000 dan Ekonomi Rp450.000

Selain itu, stasiun naik/turun penumpang: Gambir, Yogyakarta, Solo Balapan, dan Surabaya Pasarturi.

Kemudian, untuk relasi Bandung-Surabaya Pasarturi pp terdiri atas tiga Kereta Eksekutif dan tiga Kereta Ekonomi. Kapasitas yang dijual sebanyak198 tempat duduk atau 50 persen dari total tempat duduk tersedia.

Tarif jarak terjauh yakni untuk kelas eksekutif Rp630.000 dan Ekonomi Rp 440.000. Stasiun naik/turun penumpang yakni Bandung, Yogyakarta, Madiun, dan Surabaya Pasarturi.

Untuk dapat membeli tiket tersebut, calon penumpang diharuskan melengkapi persyaratan sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19.

Persyaratan tersebut di antaranya menunjukkan surat hasil tes negatif Covid-19, surat tugas dari perusahaan, KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, serta dokumen pendukung lainnya sesuai dengan peraturan.

Jika sudah lengkap, calon penumpang melapor ke Posko Gugus Tugas Covid-19 yang tersedia di stasiun penjualan tiket untuk menyerahkan berkas.

Jika sudah diverifikasi, calon penumpang akan mendapatkan Surat Izin dari Satgas Covid-19 sebanyak dua rangkap. Lembar pertama diberikan ke petugas loket saat akan membeli tiket dan lembar kedua ditunjukkan kepada petugas pada saat boarding. Surat Izin tersebut berlaku hanya untuk satu kali perjalanan.

Joni menjelaskan, pengoperasian KLB ini menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan. Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tanggal 6 Mei 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19, masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB ialah pekerja di pelayanan penanganan Covid-19, pertahanan dan keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting; perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal; serta repatriasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Larangan Mudik Lebaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top