Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Grab Alami Lonjakan Pengiriman Barang Ekspres 21,5 Persen

Grab mengaku mengalami lonjakan pengiriman barang ekspres pada Maret 2020 sebesar 21,5 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 05 Mei 2020  |  10:54 WIB
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Jakarta, Rabu (12/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Sejumlah pengemudi ojek daring menunggu penumpang di Jakarta, Rabu (12/2/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Grab Indonesia mengalami kenaikan kinerja pengiriman barang ekspres sebesar 21,5 persen sepanjang Maret 2020 dibandingkan dengan bulan sebelumnya seiring dengan perubahan gaya hidup masyarakat selama pandemi Covid-19.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan selama masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) banyak orang yang memutuskan untuk di rumah saja. Alhasil, mitra pengantaran makanan dan barang kini memainkan peran penting untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan makanan dan barang kebutuhan harian dengan mudah.

“Sejak awal pandemi Covid-19 memasuki Indonesia, misi GrabForGood untuk memastikan bahwa kami dapat memanfaatkan teknologi untuk kebaikan terus kami jalankan," kata Neneng dalam siaran pers, Selasa (5/5/2020).

Dia menuturkan jumlah pesanan GrabExpress pada Maret 2020 naik 21,5 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Adapun, terdapat kenaikan pengantaran sebanyak 40 persen oleh social sellers (UMKM).

Pihaknya memerinci titik pengantaran barang terbanyak pada Maret adalah area perumahan (41,5 persen), fasilitas kesehatan (13,6 persen) dan perbankan (12 persen). Sebelumnya, perkantoran dan area perumahan mendominasi titik pengantaran.

Neneng menuturkan kondisi pagebluk ini menuntut pengusaha mikro dan juga UMKM untuk mengandalkan digitalisasi bisnis sebagai faktor penting untuk dapat bertahan. Kendati demikian, Grab juga meluncurkan program dukungan merchant yang membantu mereka mendapatkan nilai lebih.

Dia menyebutkan program tersebut antara lain promosi dalam aplikasi, diskon spesial, dan pembuatan kategori khusus untuk UMKM. Selain itu, untuk meringankan biaya operasional, Grab merilis program cashback untuk bahan makanan dasar, potongan harga kemasan makanan, hingga jasa pengantaran.

Hal tersebut diklaim memberikan kesempatan mendapatkan penghasilan bagi mitra pengemudi kendati jumlah pemesanan kendaraan sedang menurun karena PSBB. Neneng mengucapkan terima kasih kepada para mitra Grab yang terus bekerja untuk memastikan roda perekonomian di Indonesia terus bergerak.

"Kami juga ingin berterima kasih bagi pelanggan Grab yang terus memercayai kami untuk terus melayani setiap hari. Mari bersama melewati ini semua,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik grab indonesia
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top