Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kunjungan Wisman Maret 2020 Anjlok, China Sumbang Penurunan Terdalam

Penurunan wisatawan mancanegara (wisman) disebabkan oleh dampak pandemi Covid-19 yang memicu penutupan penerbangan.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 04 Mei 2020  |  11:50 WIB
Pegawai hotel melayani wisatawan di kawasan Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (3/3/2020). Tingkat hunian hotel di Bali rata-rata turun hingga 70 persen sejak merebaknya wabah virus corona. - ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo
Pegawai hotel melayani wisatawan di kawasan Sanur, Denpasar, Bali, Selasa (3/3/2020). Tingkat hunian hotel di Bali rata-rata turun hingga 70 persen sejak merebaknya wabah virus corona. - ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Bisnis.com, JAKARTA - Jumlah wisatawan mancanegara sepanjang Maret 2020 mengalami penurunan drastis hingga 45,5 persen menjadi 470.900 dari bulan sebelumnya.

Adapun, penurunan tahunannya mencapai 64,11 persen dibandingkan bulan Maret 2019.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menuturkan penurunan wisatawan mancanegara (wisman) disebabkan oleh dampak pandemi Covid-19 yang memicu penutupan penerbangan.

"Jumlah wisman sebenarnya telah menunjukkan penurunan tajam sejak Februari. Diduga penurunan ini berdampak dalam sektor pendukung pariwisata, tingkat hunian kamar hotel, transportasi, ekonomi kreatif perdagangan dan sebagainya," ujar Suhariyanto, Senin (4/5/2020).

Dari sisi kebangsaan, penurunan tajam pada Maret 2020 (yoy) terjadi dari wisman asal China sebesar 97,4 persen, Hong Kong 96 persen dan Kuwait 89 persen.

Sementara itu, penurunan secara bulanannya (mtm) dipimpin oleh wisman Kuwait 83,41 persen, Taiwan 79,87 persen dan Vietnam 77,60 persen.

"Banyaknya lockdown dan penghentian penerbangan mempengaruhi," tambah Suhariyanto.

Secara kumulatif (Januari–Maret 2020), BPS mencatat jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 2,61 juta kunjungan atau turun 30,62 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 3,76 juta kunjungan.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Maret 2020 mencapai rata-rata 32,24 persen atau turun 20,64 poin dibandingkan dengan TPK Maret 2019 yang tercatat sebesar 52,88 persen.

Selain itu, jika dibanding TPK Februari 2020, TPK hotel klasifikasi bintang pada Maret 2020 juga mengalami penurunan sebesar 16,98 poin.

Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Maret 2020 tercatat sebesar 1,83 hari, terjadi kenaikan sebesar 0,02 poin jika dibandingkan keadaan Maret 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bps wisatawan manca negara turis china
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top