Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PGN Masih Negosiasi Hulu Soal Relaksasi Kontrak

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan untuk memberikan relaksasi kontrak untuk batas minumum kepada industri, pihaknya perlu memperhatikan juga kontrak dengan pemasok gas dari hulu.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 27 April 2020  |  16:24 WIB
Tim PT PGN Tbk meninjau pelabuhan Tanjung Perak dekat pembangunan Terminal LNG Teluk Lamong. Istimewa - PGN
Tim PT PGN Tbk meninjau pelabuhan Tanjung Perak dekat pembangunan Terminal LNG Teluk Lamong. Istimewa - PGN

Bisnis.com, JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk. menunggu negosiasi penyesuaian kontrak dengan sektor hulu untuk memberikan relaksasi kontrak kepada sektor industri.

Direktur Utama PGN Gigih Prakoso mengatakan untuk memberikan relaksasi kontrak untuk batas minumum kepada industri, pihaknya perlu memperhatikan juga kontrak dengan pemasok gas dari hulu.

Pasalnya, Gigih mengaku penurunan volume gas sampai dengan di bawah batasan minum akan memerlukan persetujuan dari hulu agar tidak terkena penalti.

"Kami sedang melakukan pembicaraan dengan pemasok gas dari hulu. Sudah mengarah ke penyesuaian," katanya kepada Bisnis, Senin (27/4/2020).

Adapun, Gigih mengungkapkan bahwa sepanjang pandemi Covid-19 berlangsung, utilisasi industri-industri merosot cukup tajam. Hal tersebut menjadi efek domino terhadap konsumsi gas PGN yang sebagian besar konsumennya berasal dari sektor industri.

“Penurunan total untuk industri kuartal II/2020 sebesar 68,6 Bbtud atau 15 persen dibandingkan dengan kuartal I/2020,” jelasnya.

PGN mencatat, sektor industri kimia adalah industri yang terdampak paling besar, perseroan memproyeksikan pada kuartal II/2020, volume gas dari kimia akan turun sebesar 12,77 bbtud dan disusul oleh sektor keramik 11,18 bbtud, makanan 10,90 bbtud.

Untuk itu, Gigih mengatakan perseroan berupaya membuat sebuah kebijakan relaksasi untuk pelanggan dalam bentuk amandemen perjanjian dan penyesuaian batas minimum bagi pelanggan kategori industri jasa dan komersial kecil dan bagi calon pelanggan melakukan kesepakatan penundaan gas in.

“Selain itu kami melakukan penyesuaian kontraktual dengan kontraktor di hulu,” jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PGN Harga Gas
Editor : David Eka Issetiabudi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top