Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

ASDP Klaim Jumlah Penumpang Turun 30 Persen

Perseroan menegaskan saat ini bukan waktunya menghitung kerugian, yang terpenting kepentingan masyarakat yang utama.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 23 April 2020  |  20:50 WIB
 Sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) bermuatan kendaraan bermotor dan penumpang menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pontianak memberlakukan sistem pembayaran nontunai untuk pembelian tiket penyeberangan KMP guna mempermudah transaksi serta mendukung program Gerakan Nasional Nontunai yang dicanangkan pemerintah. - Antara
Sebuah Kapal Motor Penumpang (KMP) bermuatan kendaraan bermotor dan penumpang menyeberangi Sungai Kapuas di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (15/5/2019). PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) Cabang Pontianak memberlakukan sistem pembayaran nontunai untuk pembelian tiket penyeberangan KMP guna mempermudah transaksi serta mendukung program Gerakan Nasional Nontunai yang dicanangkan pemerintah. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengaku telah terjadi penurunan penumpang hingga 30 persen dalam masa pandemi Covid-19 dibandingkan dengan kondisi normal.

Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi menuturkan saat ini bukan waktunya menghitung kerugian, yang terpenting kepentingan masyarakat yang utama.

"Penurunan penumpang dapat mencapai 30 persen. Namun, kami tetap mendukung kebijakan pemerintah," kata Ira, Kamis (23/4/2020).

Dia menambahkan terjadi tren penurunan drastis pada hampir semua kendaraan yang membawa penumpang, kecuali kendaraan pengangkut logistik. Hal tersebut dikarenakan pemerintah tetap menjamin kelancaran distribusi logistik.

"Kami perkirakan, walau penumpang turun, kendaraan logistik akan jalan terus," katanya.

Sebelumnya, perseroan memang telah memilih fokus pada aktivitas logistik alih-alih angkutan penumpang saat pemerintah melarang masyarakat untuk mudik pada musim Lebaran 2020.

Upaya tersebut, lanjutnya, ditempuh untuk memastikan perseroan tetap mematuhi segala kebijakan pemerintah dengan prioritas utama kepentingan nasional, tanpa mengesampingkan aspek bisnis.

ASDP akan berfokus mengurusi arus barang melalui pelabuhan penyeberangan. Hal ini mengingat aktivitas pelabuhan penyeberangan banyak membantu jalur logistik darat, ketika truk barang mengangkut logistik antarpulau.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asdp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top