Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pandemi Covid-19, Perusahaan Tambang Batu Bara Diminta Tak Lakukan PHK

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengimbau perusahaan tambang batu bara untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah pandemi cirus corona (Covid-19).
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 09 April 2020  |  00:45 WIB
Petugas mengawasi proses penimbunan batu bara di Tambang Air Laya, Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Minggu (3/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Petugas mengawasi proses penimbunan batu bara di Tambang Air Laya, Tanjung Enim, Sumatra Selatan, Minggu (3/3/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengimbau perusahaan tambang batu bara untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Minerba Kementerian ESDM Sri Rahardjo mengatakan pihaknya telah membuat kebijakan agar perusahaan tambang tak merumahkan pekerja dengan alasan apapun di masa tanggap darurat pandemi Covid-19. 

"Kami berharap perusahaan menghindari PHK jika terjadi penurunan produksi," ujarnya dalam video conference, Rabu (8/4/2020).

Dia juga meminta agar perusahaan tambang wajib melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Perusahaan harus eningkatkan kewaspadaan dan kesiapan, alokasi sumber daya tambahan berupa anggaran, sarana, tenaga medis dan nonmedis untuk pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Perusahaan tambang wajib menyediakan petugas kesehatan di area kerja. Jika ada pegawai yang mengalami gejala Covid-19 segera menghubungi petugas kesehatan. Kemudian, melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan secara nasional," tuturnya.

Saat ini, pemerintah telah menerbitkan aturan terkait pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dalam aturan tersebut, kegiatan pertambangan batu bara tidak diliburkan, namun tetap diberi batas fisik demi mencegah penularan Covid-19.

"Kegiatan produksi batu bara dikecualikan, artinya tetap berlangsung," kata Sri.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT J Resources Asia Pasifik Tbk Edi Permadi menuturkan aturan PSSB menjadi tantangan bagi perusahaan batu bara karena, operasional pertambangan harus tetap berjalan saat Covid-19. Perusahaan pun telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi pencegahan virus corona. 

"Dari Januari kami sudah melakukan antisipasi dan mempersiapkan skenario terbaik dan terburuk," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batu bara pertambangan covid-19
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top