Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Siapkan Karantina Wilayah Jabodetabek, Kemenhub Tutup Sementara Akses AKAP

Penutupan sementara layanan transportasi antarkota-antarprovinsi (AKAP) di seluruh terminal di wilayah Jabodetabek akan dimulai pada Senin (30/3/2020).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 29 Maret 2020  |  19:31 WIB
Ilustrasi - Terminal Pulo Gebang, Jakarta. - Bisnis/youtube
Ilustrasi - Terminal Pulo Gebang, Jakarta. - Bisnis/youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengonfirmasi adanya rencana penutupan sementara akses masuk dan keluar transportasi di wilayah Jabodetabek.

Kesepakatan tersebut dimulai dengan penutupan sementara layanan transportasi antarkota-antarprovinsi (AKAP) di seluruh terminal di wilayah Jabodetabek mulai Senin (30/3/2020).

Direktur Angkutan Jalan Kemenhub Ahmad Yani menuturkan penutupan layanan antarkota antarprovinsi (AKAP) ini mulai hari Senin, 30 Maret 2020 pukul 18.00 WIB. Untuk itu sambil menunggu surat Ka BPTJ dan Dirjen Hubdat, agar segera dilakukan sosialisasi kepada masyarakat dan Perusahaan Otobis terkait Hal dimaksud.

Dia mengonfirmasi kabar yang beredar akan adanya rencana tersebut.

"Rencananya besok [Senin 30/3/2020] begitu, jadi saya sudah sampaikan kepada semua operator melalui Organda. Saya sudah telpon, bahwa hasil rapat tadi kemungkinan besar persiapan ditutup untuk keluar masuk Jabodetabek," jelasnya, Minggu (29/3/2020).

Dia menyebut seluruh angkutan umum rencananya akan dihentikan sementara, baik bus maupun moda lainnya. Yani menegaskan kebijakan ini masih menunggu hasil rapat terbatas antara Presiden Joko Widodo bersama para menterinya.

Selain itu, angkutan pribadi pun dihentikan sementara aksesnya dari dan ke Jabodetabek.

"Angkutan pibadi juga termasuk. pokoknya angkutan orang. Angkutan barang tidak, logistik tidak," imbuhnya.

Dia menegaskan pelaksanaan teknisnya masih menanti hasil ratas. Namun, secara teknis standard operational procedur (SOP) tengah disusun.

"Terus ujung tombak dilakukan di lapangan pasti polisi dan TNI untuk pintu pintu masuk Jabodetabek yang dikontrol oleh mereka, baik di jalan tol maupun di jalan nasional yang keluar masuk Jabodetabek," paparnya.

Moda lain seperti kereta pun masih menanti hasil rapat terbatas, adapun jalan tol maupun jalan raya kemungkinan besar akan diblokade, atau karantina wilayah Jabodetabek benar-benar dilakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub akap karantina
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top