Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Setelah Plaza Indonesia, Sinar Mas Land Akan Tutup Mal Lainnya

Sinar Mas Land berencana untuk menutup beberapa pusat perbelanjaan tidak hanya di Jakarta, tetapi juga di daerah lainnya guna mencegah penyebaran virus Corona.
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 26 Maret 2020  |  14:42 WIB
Plaza Indonesia, salah satu portofolio Indonesian Paradise Property (INPP). Pada Juni 2019, INPP menjual saham di entitas asosiasi PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan meraup laba Rp1,58 triliun.  - www.theparadise/group.co
Plaza Indonesia, salah satu portofolio Indonesian Paradise Property (INPP). Pada Juni 2019, INPP menjual saham di entitas asosiasi PT Plaza Indonesia Realty Tbk dan meraup laba Rp1,58 triliun. - www.theparadise/group.co

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembang properti Sinar Mas Land akan menutup sebagian operasional pusat perbelanjaannya sehubungan dengan semakin merebaknya virus corona jenis baru atau Covid-19 di Indonesia.

Penutupan sementara sejumlah pusat perbelanjaan ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona. Namun, penutupan ini bukan tidak dilakukan secara total.

CEO Retail and Hospitality Sinar Mas Land Alphonzus Widjaja mengatakan bahwa pihaknya saat ini telah menutup mal Plaza Indonesia, Jakarta sejak Rabu (25/3/2020) hingga Jumat (3/4/2020).

Sementara itu, mal lainnya milik Sinar Mas Land yang akan ditutup sementara adalah The Breeze BSD City, Tangerang, DP Mall Semarang, dan Mal Balikpapan Baru.

Menurutnya, penutupan sementara pada sebagian aktivitas mal itu akan mulai efektif pada Jumat (27/3/2020) hingga Minggu (5/4/2020).

"[Tetapi] semuanya tidak tutup total karena masih harus melayani kebutuhan berbelanja masyarakat terutama kebutuhan pokok sehari-hari seperti supermarket, hypermarket, farmasi dan bank [tetap buka]," ujarnya kepada Bisnis, Kamis (26/3/2020).

Alphonzus yang juga Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) mengaku bahwa saat ini okupansi rata-rata mal anggota APBBI menurun drastis sejak kasus corona terus merebak. Rata-rata, penurunan berkisar 70 persen hingga 80 persen.

Di sisi lain, Alphonz mengaku bahwa pihaknya belum memiliki rencana untuk menunda proyek Aeon Mall Southgate, Tanjung Barat yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, di tengah isu corona yang semakin meluas.

Dia berharap mal itu akan tetap beroperasi di kuartal terakhir tahun ini atau sesuai dengan rencana awal yang telah ditetapkan sebelumnya. Sejalan dengan itu, kasus corona di Indonesia atau secara global diharapkan telah berhasil diatasi.

"Untuk sementara ini belum ada perubahan rencana atas proyek AEON Mall South Gate Tanjung Barat, tetapi kami akan terus memantau setiap perkembangan situasi dan kondisi," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti pusat perbelanjaan sinar mas land Virus Corona
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top