Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SKK Migas Imbau KKKS Minimalisir Penyebaran Corona

Imbauan tersebut disampaikan SKK Migas melalui Surat Edaran Nomor:EDR-0049/SKKMF0000/2020/S1 tentang imbauan kewaspadaan Novel Coronavirus Disease (COVID-19).
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  13:29 WIB
Ilustrasi pekerja di fasilitas hulu migas. Istimewa / SKK Migas
Ilustrasi pekerja di fasilitas hulu migas. Istimewa / SKK Migas

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengimbau Kontraktor Kontrak Kerja Sama untuk menekan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Imbauan tersebut disampaikan SKK Migas melalui Surat Edaran Nomor:EDR-0049/SKKMF0000/2020/S1 tentang imbauan kewaspadaan Novel Coronavirus Disease (COVID-19). Adapun SKK Migas dalam surat edaran tersebut terdapat 7 poin imbauan penanggulangan virus Covid-19 yang diberikan kepada KKKS .

Susana Kurniasih, Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi Skk Migas SKK Migas, mengatakan pihaknya mengimbau KKKS agar menyiapkan protokol khusus di antaranya dalam pengaturan di area perkantoran, terbuka, dan transporasi publik seperti menghindari partisipasi dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang atau apabila tidak bisa dihindari, harus mendapakan persetujuan atas dengan pelukuan khusus.

Di samping itu, SKK Migas meminta KKKS untuk melakukan pengaturan bandara dan pelabuhan khusus, KKKS diimbau untuk menyediakan prosedur dan sarana cegah tangkal pelaku perjalanan yang diduga sakit dengan mengoptimalkan kelengkapan custom, immigration, quarantine, and port operator (CIQP) yang ditempakan di bandara atau pelabuhan khusus.

“ SKK Migas mengimbau pengaturan bekerja jarak jauh atau work from home (WFH) diberlakukan bagi kegiatan operasi yang dilakukan KKKS di perkantor di luar lapangan dengan prinsip tidak mengganggu kegiatan operasi produksi KKKS,” katanya, Senin (23/3/2020).

Selain itu, SKK Migas juga mengatur soal pejabat pengawas untuk kegiatan lifting minyak bumi, kondensat, gas bumi, dan LPG di titik penyerahan.

Susana menjelaskan apabila penugasan pengawas lifting terkendala kondisi kesehatan atau pembatasan transportasi menuju ke titik penyerahan, maka pejabat terkait di lingkungan KKKS akan mewakili SKK Migas dalam melakukan pengawasan dan penandantangan dokumen lifting.

Sebelumnya, satu KKKS melaporkan kasus COVID-19, Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menyatakan satu pekerjanya di Balikpapan dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Saat ini, pekerja tersebut sudah mendapatkan penanganan medis dan telah diisolasi di rumah sakit rujukan Balikpapan dengan kondisi stabil tanpa gejala corona, seperti demam, sesak napas, pilek dan batuk.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skk migas Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top