Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Satu Karyawan Pertamina Hulu Mahakam Positif Corona

Saat ini, pekerja tersebut sudah mendapatkan penanganan medis dan telah diisolasi di rumah sakit rujukan Balikpapan dengan kondisi stabil tanpa gejala corona, seperti demam, sesak napas, pilek dan batuk.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 22 Maret 2020  |  15:15 WIB
Ilustrasi - Karyawan Pertamina sedang melakukan pengawasan proyek migas. Istimewa - Pertamina
Ilustrasi - Karyawan Pertamina sedang melakukan pengawasan proyek migas. Istimewa - Pertamina

Bisnis.com, JAKARTA – Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menyatakan satu pekerjanya di Balikpapan dinyatakan positif terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Saat ini, pekerja tersebut sudah mendapatkan penanganan medis dan telah diisolasi di rumah sakit rujukan Balikpapan dengan kondisi stabil tanpa gejala corona, seperti demam, sesak napas, pilek dan batuk.

Dalam pesan manajemen, pekerja PHM pada Kamis (12/3) bersama tiga orang pekerja lainnya, melakukan perjalanan dinas ke Jakarta untuk menghadiri rapat kerja di suatu hotel. Sehari berikutnya, mereka kembali ke Balikpapan.

Kemudian pada Senin (16/3), yang bersangkutan merasa demam dan batu, sehingga memeriksakan diri ke rumah sakit rujukan Balikpapan.

Setelah menjalani serangkaian observasi dan tes, dinyatakan positif corona pada Jumat (20/3). Selain pekerja yang terkonfirmasi positif, dua pekerja lainnya sedang dalam perawatan di ruang isolasi RS rujukan Balikpapan dengan kondisi membaik.

Satu pekerja yang masih diisolasi dinyatakan negatif, sementara satu kasus lainnya masih menunggu konfirmasi.

Dihubungi Bisnis, Vice President Corporate Communicaton Pertamina Fajriyah Usman mengamini kabar tersebut. Fajriyah mengatakan pihaknya terus memberikan dukungan dengan memastikannya mendapat perawatan sesuai prosedur penanganan virus corona.

"Alhamdulillah kondisinya cukup baik," katanya, Minggu (22/3/2020).

Selain itu, Pertamina juga sudah melakukan peenlusuran terhadap aktivitas pekerja tersebut. Menurutnya, sejumlah orang yang pernah berinteraksi dengan pekerja tersebut pun sudah diwajibkan karantina mandiri.

"Pekerja tersebut merupakan pekerja di fungsi pendukung [back office] yang tidak berhubungan langsung dengan pelanggan dalam kegiatan kesehariannya," tambahnya.

Fajriyah memastikan bahwa pasien corona ini juga sudah ditangani oleh pemerintah dan sesuai prosedur medis.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina karyawan Virus Corona
Editor : David Eka Issetiabudi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top