Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apa itu Avigan? Dari Kasus Ebola Hingga Corona

Mengenal Avigan, darimana datangnya favipiravir ini? Tulisan tiga halaman yang menguak peran penting obat ini.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 21 Maret 2020  |  07:00 WIB
Tablet Avigan influenza, diproduksi oleh Fujifilm Holdings Corp. Avigan digunakan sebagai bagian dari uji klinis pada pasien Ebola, Oktober 2014. Bloomberg - Akio Kon.
Tablet Avigan influenza, diproduksi oleh Fujifilm Holdings Corp. Avigan digunakan sebagai bagian dari uji klinis pada pasien Ebola, Oktober 2014. Bloomberg - Akio Kon.

Bisnis.com, JAKARTA – Avigan dan Chloroquin dipilih menjadi obat untuk mengobati infeksi virus corona atau Covid-19.

Presiden Joko Widodo menyatakan akan mendatangkan 5.000 paket obat flu Avigan (favipiravir), dan dalam proses pemesanan sebanyak 2 juta paket.

Favipiravir merupakan obat anti-virus yang dapat menghambat enzim RNA-dependent RNA polymerase (RdRP) pada virus influenza. Setelah Jokowi menyebut dua obat ini, warganet ikut penasaran apa itu avigan dan chloriquin itu?

Adapun tulisan berseri ini akan lebih banyak mengulas tentang avigan. Berdasarkan pengamatan Bisnis, Jumat (20/3/2020) malam, setidaknya ditemukan 7,68 juta hasil di mesin pencari Google dengan kata kunci avigan.

Avigan adalah jenis obat yang harus didatangkan dari Jepang, setidaknya di sanalah obat ini awalnya diproduksi. Tapi siapa yang menyangka, obat ini diproduksi oleh Fujifilm Holding Corp., perusahaan yang juga memproduksi kamera Fujifilm.

Pertama kali diproduksi pada 2014, avigan terus mencuri perhatian, seperti saat wabah ebola dan flu burung merebak.

Hingga akhirnya, pada 25 Februari lalu, Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato merekomendasikan avigan untuk mengobati virus corona. Fujifilm pun sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan produksi obat anti-influenza ini.

Mengutip Bloomberg, dalam studi terhadap 80 pasien yang menerima favipiravir buatan Fujifilm ini, dapat membantu membersihkan virus corona dari pasien seminggu lebih awal daripada obat HIV dan dikaitkan dengan gejala dada yang lebih baik yang ditunjukan melalui CT scan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat Virus Corona avigan
Editor : David Eka Issetiabudi

BisnisRegional

To top