Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lebaran 2020 Bakal Didominasi Kendaraan Pribadi, Ini Alasannya

Padahal, selama ini pemerintah terus mendorong masyarakat untuk mudik dengan menggunakan angkutan umum.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 13 Maret 2020  |  17:42 WIB
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat
Bus Antar Kota Antar Provinsi menunggu penumpang di Terminal Kampung Rambutan. Bisnis - Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan arus mudik dan balik Lebaran 2020 bakal didominasi oleh pengguna kendaraan pribadi seiring dengan penyebaran virus corona (Covid-19).

Prediksi tersebut membuat Kementerian melakukan antisipasi melalui sejumlah skema apabila virus ganas asal Wuhan tersebut menyebar luas.

"Pasalnya, dengan penyebaran virus corona kalau memang skema ini meluas pikiran saya masyarakat pasti banyak yang menggunakan kendaraan pribadi. Saya berdoa saja semoga tidak seperti itu," kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi, Jumat (13/3/2020).

Menurutnya, kondisi tersebut akan menyebabkan para pemudik tentu cenderung akan menghindari angkutan umum. Padahal, selama ini pemerintah terus mendorong masyarakat untuk mudik dengan menggunakan angkutan umum.

Pihaknya berharap penyebaran virus corona semakin mereda seiring berjalannya waktu sehingga pemerintah masih punya waktu untuk pemulihan terhadap seluruh dampaknya.

"Kalau [virus] corona terjadi artinya kecenderungan kendaraan pribadi banyak, itu yang akan kami antisipasi," tegasnya.

Dengan demikian, jalan alternatif pun kini tidak luput dari indentifikasi pemerintah guna mengurangi kepadatan saat lalu lintas mudik dan balik Lebaran 2020.

Pihaknya mulai mengidentifikasi beberapa lokasi yang berpotensi menimbulkan persoalan lalu lintas saat Lebaran seperti jalan tol relatif sudah mulus melalui pemberlakukan contra flow dan one way juga sudah dikoordinasikan dengan Korlantas Polri.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengidentifikasi jalur timur yang melalui Nagreg, Garut. Dinas Bina Marga pun tengah melebarkan jalan di Limbangan sepanjang 2 Km dengan lebar kiri dan kanan 2 meter.

"Tinggal saya akan pemodelan menggunakan aplikasi yang ada untuk melihat potensi kecenderungan saat lebaran potensinya seperti apa, sehingga nanti ada gambaran terhadap berapa volume lalu lintasnya," urainya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kemenhub lebaran 2020
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top