Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Swasta Berpeluang Kelola Aset BMN, Begini Pandangan LMAN

Perpres No.32/2020 yang baru diterbitkan oleh Presiden Jokowi membuka opsi skema pembiayaan baru dengan memanfaatkan aset yang ada.
Aprianus Doni Tolok
Aprianus Doni Tolok - Bisnis.com 04 Maret 2020  |  19:59 WIB
Foto udara terowongan kembar pada proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Foto udara terowongan kembar pada proyek pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (8/5/2019). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Peraturan Presiden Nomor Nomor 32/2020 tentang Pembiayaan Infrastruktur Melalui Hak Pengelolaan Terbatas sudah diterbitkan. Skema pembiayaan ini diharapkan menjadi opsi baru sumber pendanaan dengan memanfaatkan aset yang ada.

Kepala Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Rahayu Puspasari menilai skema ini memiliki beberapa kelebihan seperti perolehan pendanaan infrastruktur tanpa investasi baru.

"Skema ini memanfaatkan aset-aset brownfield dan secara lebih cepat dalam bentuk upfront money. Kemudian, atas aset yang dikerjasamakan dengan skema ini maka otomatis nilai tambah aset tersebut akan meningkat sehingga Pemerintah akan menikmati capital gain dengan risiko minimum," katanya kepada Bisnis, Rabu (4/3/2020).

Skema ini, sambungnya, juga memberikan peluang usaha bagi para investor untuk mengelola aset yakni Barang Milik Negara (BMN).

Selain itu, Kepala LMAN juga menyampaikan bahwa diperlukan pemahaman yang baik dari pihak-pihak mengenai implementasi skema Hak Pengelolaan Terbatas alias Limited Concession Scheme ini.

Dia menilai perangkat aturan teknis harus diatur fleksibel tetapi tetap memenuhi tata kelola, khususnya pengaturan di level teknis mengenai pengelolaan pendanaan hasil Pengelolaan Aset BMN untuk kemudian disalurkan bagi yang membutuhkan dana tersebut.

"Untuk penerapannya hari ini, perlu harmonisasi dengan beberapa aturan teknis, tapi saya kira ini bisa diupayakan apalagi semangat pemerintah adalah debottlecking," ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi infrastruktur perpres Lembaga Manajemen Aset Negara
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top