Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PUPR Dorong Program Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas

Kementerian PUPR terus mendorong pelaksanaan program pembangunan perumahan berbasis komunitas sebagai bagian dari program sejuta rumah.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  18:54 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mendorong pelaksanaan program pembangunan perumahan berbasis komunitas. Kali ini PUPR menyasar komunitas petugas kebersihan di Kota Prabumulih, Sumatra Selatan.

Sebanyak 223 orang yang tergabung dalam komunitas petugas kebersihan di Kota Prabumulih mendapatkan bantuan program perumahan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kami akan terus mendorong pembangunan perumahan bagi masyarakat yang tergabung dalam komunitas di berbagai daerah di Indonesia," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid melalui siaran pers, Kamis (27/2/2020).

Khalawi menjelaskan, pemerintah pusat membutuhkan dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengatasi masalah perumahan khususnya penanganan rumah tidak layak huni (RTLH). Untuk itu, program perumahan berbasis komunitas terus digalakkan agar masyarakat dapat menghuni rumah yang layak.

Dengan dilaksanakannya peletakan batu pertama perumahan berbasis komunitas untuk petugas kebersihan Kota Prabumulih, Khalawi menerangkan bahwa hal itu menjadi salah satu bagian dari Program Sejuta Rumah.

"Program ini juga merupakan pilot project perumahan di Provinsi Sumatera Selatan. Adapun, program perumahan komunitas masyarakat merupakan wujud nyata perhatian pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat. Ini harus didukung oleh semua pihak," ujarnya.

Kementerian PUPR, jelas Khalawi, juga mengapresiasi perhatian dari Pemerintah Kota Prabumulih yang fokus pada program pembangunan perumahan bagi masyarakat. Menurutnya, kerjasama antara pemerintah, sektor swasta dan masyarakat akan menjadi salah satu solusi agar Indonesia bebas dari RTLH.

"Banyak bantuan perumahan yang ada di Kementerian PUPR, tinggal usulkan saja kebutuhannya, tapi Pemda juga harus ikut aktif dalam pendataan dan pengadaan lahan dan kemudahan perizinan," jelasnya.

Berdasarkan data site plan, komplek perumahan komunitas petugas kebersihan tersebut akan terdiri atas 14 blok dengan jumlah unit rumah sebanyak 223 unit.

Fasilitas umum yang akan tersedia di dalamnya antara lain taman penghijauan, masjid, sarana olahraga, tempat pengelolaan sampah terpadu dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah, Jalan Lingkungan dan Drainase, Penyediaan Jaringan Air Minum.

Sebanyak 223 unit tersebut dibangun di Kelurahan Anak Petai, Kecamatan Prabumulih Utara, Kota Prabumulih. Pemkot Prabumulih sudah melakukan pendataan pemilik dan menyediakan fasilitas listrik, air bersih, jaringan gas, serta sertifikat lahan. Adapun, rumah komunitas petugas kebersihan tersbut akan dibangun di atas lahan seluas 4 hektare dengan tipe 36.

“Untuk di Kota Prabumulih, kami akan membantu para petugas kebersihan yang belum memiliki rumah melalui pembangunan rumah baru dengan bantuan senilai Rp35 juta per unit rumah. Selain itu, jalan lingkungannya juga akan kami bantu. Kami harap program seperti ini bisa ditiru oleh daerah lainnya," lanjut Khalawi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

program sejuta rumah Kementerian PUPR
Editor : Fitri Sartina Dewi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top