Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Ditargetkan Rampung Pada 2021

Saat ini perkembangan konstruksi jalan tol Sigli-Banda Aceh secara keseluruhan telah mencapai 29,76 persen.
Agne Yasa
Agne Yasa - Bisnis.com 22 Februari 2020  |  00:43 WIB
Kendaraan melintas di ruas Tol Sigli-Banda Aceh yang sedang dibangun di Aceh, Jumat (21/2 - 2020). Tol pertama di Aceh ini memiliki panjang total 74,2 kilometer dengan biaya investasi Rp12,35 triliun dan ditargetkan bisa rampung seluruhnya pada 2021. Bisnis/Agne Yasa.
Kendaraan melintas di ruas Tol Sigli-Banda Aceh yang sedang dibangun di Aceh, Jumat (21/2 - 2020). Tol pertama di Aceh ini memiliki panjang total 74,2 kilometer dengan biaya investasi Rp12,35 triliun dan ditargetkan bisa rampung seluruhnya pada 2021. Bisnis/Agne Yasa.

Bisnis.com, ACEH BESAR - Proyek jalan tol pertama di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yaitu Tol Sigli-Banda Aceh yang memiliki panjang total 74,2 kilometer ditargetkan bisa rampung seluruhnya pada 2021.

Sebagai informasi, Jalan Tol Sigli-Banda Aceh terdiri dari enam seksi yaitu seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum, seksi 2 Seulimeum-Jantho, seksi 3 Jantho-Indrapuri, seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang, seksi 5 Blang Bintanh-Kuto Baro, dan seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengungkapkan untuk seksi 4 target operasi pada Mei 2020, seksi 3 target operasi pada Desember 2020. Kemudian, seksi 1, 2, 5 dan 6 target operasi pada Desember 2021.

"Kalau dari progres saat ini, pihak Hutama Karya dan Adhi Karya berkomitmen April 2020 seksi 4 bisa operasional. Diharapkan seksi 4 dapat operasional, tapi sekurang-kurangnya dapat fungsional tanpa tarif pada Lebaran 2020. [Secara keseluruhan target selesai] tahun 2021," kata Danang, Jumat (21/2/2020).

Berdasarkan data, saat ini perkembangan konstruksi jalan tol yang dibangun sejak akhir 2018 dengan skema penugasan Pemerintah kepada PT Hutama Karya tersebut secara keseluruhan telah mencapai 29,76 persen.

Khusus di Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13,5 km progres konstruksinya saat ini 77,85% dengan pembebasan lahan capai 99,09 persen dan ditargetkan rampung sebelum Idul Fitri 2020.

Adapun dengan rampungnya seksi 4 tersebut dinilai dapat mempermudah akses dari Banda Aceh ke Sigli dan sebaliknya dari Sigli - Indrapuri ke Bandara Udara Internasional Sultan Iskandar Muda yang berada di Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Selain itu, konstruksi Jalan Tol Banda Aceh-Sigli yang signifikan progresnya yakni pada Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km) sebesar 42,22 persen dengan pembebasan lahan 95,98 persen.

Sementara pada Seksi 1 Padang Tiji - Seulimeum (25,7 km) saat ini progres konstruksinya baru sekitar 1,04 persen dengan pembebasan lahan 12,72 persen.

Selanjutnya Seksi 2 Seulimeum - Jantho (6,3 km) saat ini progresnya 24,25 persen dengan pembebasan lahan 81,68 persen.

Adapun seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro (7,7 km) dengan progres 7,81 persen dengan pembebasan lahan 17,9 persen dan Seksi 6 Kuto Baro-Simpang Baitussalam (4,8 km) dengan progres 14,27 persen dengan pembebasan lahan 90,50 persen.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto mengatakan, pembebasan lahan di Seksi 1 dan 5 agak terhambat karena terdapat beberapa tanah wakaf berupa masjid.

"Secara nilai penggantian sudah ada kesepakatan dan sedang proses, sambil melanjutkan konstruksi. Di seksi 1 juga direncanakan akan ada terowongan sepanjang kurang lebih 2 kilometer," katanya

Sebagai informasi, pembangunan jalan tol Sigli-Babda Aceh merupakan salah satu ruas Tol Trans Sumatera yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Adapun dengan dibangunnya tol akan memangkas jarak dan waktu tempuh perjalanan dari Banda Aceh ke Sigli dari sekitar 2-3 jam dengan kondisi jalan yang berkelok-kelok melalui perbukitan menjadi hanya satu jam perjalanan.

Untuk mendukung pembebasan lahan, Pemerintah menggunakan skema dana talangan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Total investasi untuk pembangunan ruas tol Sigli – Banda Aceh ini adalah sebesar Rp12,35 Triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp8,99 triliun. Saat ini total progres pembebasan lahan di seluruh seksi sudah 61,61 persen.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo memuji progres pembebasan lahan di Tol Sigli-Banda Aceh.

Hal ini disampaikan Presiden ketika mengunjungi lokasi konstruksi Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 yaitu Indrapuri-Blang Bintang pada Jumat (21/2/2020).

Presiden Jokowi menilai pembebasan lahan pembangunan jalan tol pertama di Aceh tersebut berjalan dengan sangat baik sehingga diharapkan pekerjaan konstruksi dapat selesai sesuai target pada 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol tol trans sumatra
Editor : Yustinus Andri DP
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top