Gandeng Jembatan Emas, Paxel Buka Akses Pembiayaan ke Mitra UMKM

Pembiayaan itu juga sebagai upaya meningkatkan inklusi keuangan atau mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dan terjamin.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  13:38 WIB
Gandeng Jembatan Emas, Paxel Buka Akses Pembiayaan ke Mitra UMKM
Direktur Paxel Bryant Christanto (kanan) dan Robert Rompas Direktur Jembatan Emas saat kerja sama pembiayaan untuk UMKM

Bisnis.com, JAKARTA — Paxel, perusahaan rintisan dibidang logistik menjalin kerja sama dengan Jembatan Emas untuk memberikan bantuan pembiayaan modal usaha kepada mitra pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang ingin mendirikan usaha.

Pembiayaan itu juga sebagai upaya meningkatkan inklusi keuangan atau mendekatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dan terjamin.

Direktur Paxel Bryant Christanto mengatakan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Jembatan Emas untuk memberikan akses permodalan bagi pelaku UMKM demi masa depan yang lebih sejahtera. Tidak kurang dari 600.000 pelaku UMKM telah menggunakan jasa Paxel sebagai mitra.

“Sesuai dengan program Heropreneur yang Paxel miliki, kami mendorong para kurir [Hero] untuk melakukan pengembangan diri dengan memulai usaha dan menjadi pelaku usaha. Kerja sama dengan Jembatan Emas kami harapkan dapat membantu para Hero, karyawan maupun pelanggan kami untuk dapat memulai atau mengembangkan usaha mereka,” ujarnya dikutip dari keterangan resminya, Sabtu (15/2/2020).

Jembatan Emas memiliki tujuan sebagai perusahaan yang memberikan dampak sosial bagi masyarakat untuk membangun usaha dan berpikir secara inovatif.

Kolaborasi yang sifatnya business-to business (B2B) ini diharapkan mampu memberikan kemudahan terlebih bagi kurir Paxel dan mitra UMKM  dalam mengajukan pinjaman dan memulai usahanya karena prosesnya yang mudah dan tidak memerlukan data keuangan yang rumit.

Selain proses simpel, Jembatan Emas juga kerap menghadirkan promosi sehingga pembiayaan yang diberikan mampu mencetak usahawan baru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
umkm, logistik

Editor : Stefanus Arief Setiaji
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top