Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pertumbuhan Bisnis Hospitality Angkat Pasar Apartemen di Bogor

Ada sekitar 7,80 juta pengunjung yang diperkirakan datang, serta ditambah ribuan mahasiswa baru yang menetap ke Kota Bogor setiap tahun.
Zufrizal
Zufrizal - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  09:59 WIB
Proyek Royal Tajur yang di dalamnya mencakup apartemen low-rise dan rumah tapak dikembangkan oleh PT Tajur Surya Abadi di Bogor, Jawa Barat. - Bisnis
Proyek Royal Tajur yang di dalamnya mencakup apartemen low-rise dan rumah tapak dikembangkan oleh PT Tajur Surya Abadi di Bogor, Jawa Barat. - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA — Sebagai kawasan wisata dan liburan akhir pekan, Bogor selalu menjadi tempat favorit dikunjungi warga Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Ada sekitar 7,80 juta pengunjung yang diperkirakan datang, serta ditambah ribuan mahasiswa baru yang “menetap” (indekos) ke Kota Bogor setiap tahun.

Menurut Hendra Gunawan, General Manager Royal Tajur, besarnya jumlah pengunjung ke Kota Bogor tersebut mendorong menguatnya permintaan kamar hotel, vila, bahkan kamar indekos-indekosan di Kota Hujan tersebut. Fenomena pun ini dilihat sebagai peluang besar bagi pertumbuhan bisnis hospitality di Bogor.

Berkembangnya bisnis hospitality, tuturnya, akan ikut mengangkat pasar sewa apartemen di Bogor karena selain hotel, vila, dan indekos-indekosan (rumah tapak), apartemen dinilai lebih praktis.

“Inilah alasan mengapa apartemen diprediksi menjadi salah satu instrumen investasi paling menguntungkan pada tahun ini,” kata Hendra melalui siaran pers, Selasa (4/2).

Oleh karena itu, pihaknya optimistis penjualan apartemen Royal Heights yang berada di kawasan perumahan Royal Tajur, Bogor akan mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini. Pasar potensial diharapkan datang dari potensi pasar pariwisata dan investor yang ingin mengambil peluang bisnis sewa dari unit apartemennya.

Hendra menjelaskan bahwa untuk lebih menarik minat pembeli, manajemen Royal Tajur melakukan promo kreatif dengan memberi penawaran berupa apartemen dilengkapi perabotan (fully furnished), uang muka Rp0, cicilan kredit pemilikan apartemen hanya Rp1 jutaan, serta langsung disewa hingga Rp3 jutaan per bulan selama 2 tahun.

“Unit apartemen yang kami tawarkan itu dalam kondisi sudah lengkap isinya alias fully furnished dengan harga Rp400 jutaan untuk unit satu kamar. Jadi, cicilan Rp1 jutaan dan uang muka nol rupiah itu berlaku untuk unit satu kamar dan dua kamar dengan jumlah unit yang kami tawarkan terbatas,” kata Hendra.

Hendra mengatakan bahwa sesungguhnya cicilan untuk apartemen unit satu kamar sekitar Rp3 jutaan, tapi Rp2 jutaan sudah ditutupi oleh hasil sewa yang diterima dimuka dari developer selama 2 tahun sehingga konsumen/investor menyicil hanya Rp1 jutaan. Hasil sewa selama 2 tahun diberikan dengan nilai mencapai Rp58 juta untuk apartemen unit satu kamar dan Rp78 juta untuk apartemen unit dua kamar.

Sementara itu, Frans Hartono, Department Head Sales Royal Tajur, optimistis prospek sewa apartemen di Bogor sangat besar karena jumlah wisatawan yang berkunjung ke Bogor setiap tahun terus bertambah.

Oleh karena itu, prospek sewa harian maupun mingguan akan sangat besar permintaannya sehingga memiliki apartemen sewa akan sangat menguntungkan di Bogor.

Proyek apartemen Royal Heights merupakan apartemen low-rise setinggi lima lantai berada dalam kawasan pengembangan Royal Tajur seluas 88 hektare serta 12,50 hektar di antaranya sudah dikembangkan.

Royal Tajur berada di kawasan yang berkontur sehingga memberi bukaan pada pemandangan pegunungan yang eksotis (Gunung Salak), serta dikelilingi hutan biotrop, yang memberi kesempatan kepada penghuni perumahan tersebut bisa mendapatkan suasana lingkungan yang dipenuhi dengan udara segar dan penuh kenyamanan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen kota bogor
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top