Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengusaha Sambut Positif Pelantikan Dirjen Hubud yang Baru

Hari ini, Kementerian Perhubungan melantik Novie Riyanto untuk menggantikan Polana B. Pramesti yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggantikan Bambang Prihartono.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 28 Januari 2020  |  17:56 WIB
Gedung Kementerian Perhubungan. - Istimewa
Gedung Kementerian Perhubungan. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Penunjukan Novie Riyanto sebagai Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan disambut positif oleh pelaku industri penerbangan karena dianggap memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah.

Hari ini, Kementerian Perhubungan melantik Novie Riyanto untuk menggantikan Polana B. Pramesti yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) menggantikan Bambang Prihartono.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) Denon Prawiraatmadja menilai Novie adalah sosok pekerja keras dan mampu menyelesaikan setiap tugas dengan baik.

"Pak Novie merupakan sosok pekerja keras. Kami cukup puas terhadap tugasnya sejak di Direktorat Navigasi Penerbangan maupun AirNav Indonesia karena inovatif, solutif, serta memiliki kompetensi yang mumpuni," kata Denon kepada Bisnis, Selasa (28/1/2020).

Dia menilai secara kompetensi dan pengetahuan posisi dirjen cukup penting, tetapi utamanya adalah penilaian dari pihak internasional. Penguasaan materi regulasi internasional akan banyak memberikan pengaruh mengenai kinerja regulator penerbangan nasional.

Posisi dirjen, lanjutnya, bukan sekadar menjalankan visi secara nasional, tetapi juga menjaga reputasi di mata internasional. Adapun, saat ini posisi Indonesia sudah lebih baik.

Audit Pengawasan Keselamatan Penerbangan (Universal Safety Oversight Audit Programme/USOAP) Indonesia sebesar 80,34 poin. Rating dari Federal Aviation Administration (FAA) juga sudah menempatkan Indonesia pada Kategori I, sehingga maskapai nasional sudah bisa menerbangi AS dan Eropa.

Denon menuturkan Novie sangat perhatian terhadap aspek keselamatan dan mampu bersikap terbuka terhadap perubahan baru. Hal tersebut sesuai dengan harapan INACA.

Menurutnya, pihak regulator harus mampu menjalankan dan memastikan visi Presiden yang ingin membangun konektivitas udara di seluruh Indonesia terlaksana. INACA siap membantu untuk mewujudkan visi tersebut.

Kendati demikian, Denon juga mengapresiasi kinerja Polana yang telah banyak melakukan inovasi. Banyak konsep yang bisa diteruskan kepada dirjen yang baru.

"Saya ucapkan terima kasih karena selama beliau menjabat, sudah bisa menyetujui aturan terbang malam untuk helikopter. Pak Novie tinggal melanjutkan saja," ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penerbangan kementerian perhubungan inaca
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top