Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenhub Beri Diskon 50 Persen untuk Uji Tipe Mobil Listrik

Dia mengatakan pihaknya sudah menggodok mengenai aturan turunan dari Perpres 55/2019 di kementeriannya yakni perkara uji tipe kendaraan listrik.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  16:54 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi meresmikan Terminal Barang Internasional Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (29/4/2019). Dia mengatakan, terminal ini merupakan terminal barang internasional pertama di kawasan perbatasan di Indonesia. - Bisnis/Istimewa
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi meresmikan Terminal Barang Internasional Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (29/4/2019). Dia mengatakan, terminal ini merupakan terminal barang internasional pertama di kawasan perbatasan di Indonesia. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan memberikan diskon uji tipe bagi kendaraan listrik berbasis baterai sebesar 50 persen, sebagai bagian dari insentif fiskal bagi percepatan pengadaan kendaraan listrik di Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menjelaskan harga jual kendaraan listrik dapat turun hingga 25 persen ketika seluruh aturan turunan dari Peraturan Presiden (Perpres) No.55/2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan sudah ada.

"Saya kira harga dari yang Rp800 juta mobil listrik seperti Hyundai Ioniq mungkin bisa turun sekitar 20 persen--25 persen. Belum lagi masyarakat yang menggunakan di jalan mungkin ada jalur khusus, mungkin tarif parkirnya gratis," tuturnya, Senin (27/1/2020).

Dia mengatakan pihaknya sudah menggodok mengenai aturan turunan dari Perpres 55/2019 di kementeriannya yakni perkara uji tipe kendaraan listrik.

Budi bercerita pihaknya memberikan insentif berupa potongan biaya uji tipe bagi kendaraan listrik. Untuk biaya uji tipe satu kendaraan bisa mencapai Rp50 juta, akan didiskon 50 persen atau menjadi sekitar Rp25 juta.

"Kemudian, mungkin dari kemenkeu menyangkut pajak dari PPN, itu masih ada baterainya itu masih dibuat di luar negeri belum dibuat dalam negeri," paparnya.

Di sisi lain, dia meminta kepada Kepolisian Republik Indonesia agar membedakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor kendaraan listrik.

Dengan pembedaan pelat tersebut, dia menyatakan hal itu memudahkan pemberian insentif dan keuntungan bagi pemakai kendaraan listrik ketika di lapangan.

"Makanya saya minta ke Polri pelat nomor warna dasarnya TNKB berbeda, supaya petugas parkir, masyarakat tahu itu motor listrik atau mobil listrik, sehingga insentif apa yang diberikan bisa, parkir gratis," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik Kemenhub
Editor : Hendra Wibawa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top