Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Grab Siap Beli 500 Unit Mobil Listrik Pada 2020

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menuturkan langkah awal pihaknya mengadakan 20 unit kendaraan listrik Hyundai Ioniq untuk melayani Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng Tangerang Banten.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  13:04 WIB
Ridzki Kramadibrata, President / Grab Indonesia. BISNIS / Rinaldi M Azka
Ridzki Kramadibrata, President / Grab Indonesia. BISNIS / Rinaldi M Azka

Bisnis.com, TANGERANG -- Grab Indonesia menargetkan pengadaan 500 unit mobil listrik pada tahun ini guna mengejar rencana roadmap ekosistem mobil listrik Grab yang menargetkan 2 juta unit pada 2025.

Dari sisi investasi, pengadaan kendaraan listrik ini menjadi bagian dari realisasi investasi atas suntikan pendanaan Softbank tahun sebelumnya yang mencapai US$2 miliar.

President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menuturkan sebagai langkah awal pihaknya melakukan pengadaan 20 unit kendaraan listrik Hyundai Ioniq untuk melayani Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng Tangerang Banten.

"Tepat jam 12 ada GrabCar electric, ini layanan yang lebih eksklusif. Secara ekual lebih tinggi. Ada penyesuaian tarif 10 persen--15 persen dibandingkan dengan yang biasa," jelasnya, Senin (27/1/2020).

Selain itu, terdapat fasilitas lounge dan booth untuk menunggu kedatangan kendaraan listrik yang sudah dipesan oleh pelanggan. Kendaraan pun dapat digunakan layaknya pemesanan umum pada aplikasi tersebut.

"Tempat yang disediakan pun dekat dengan kedatangan penumpang, 20 unit bisa dipakai siang ini. Target 500 tahun ini dan 2 juta unit 2025. Ini semua tergantung ekosistem, tergantung charging station dan lain-lainnya," tuturnya.

Selain taksi listrik, dia juga sudah meluncurkan penggunaan sepeda motor listrik pada Desember 2019 berbarengan dengan pengumuman peta jalan ekosistem kendaraan listrik Grab.

Dia menegaskan langkah ini akan dilanjutkan ke bandara-bandara lainnya, karena Bandara Soekarno-Hatta dinilai paling baik dari sisi kebutuhan.

"Secara visi kami ingin semua bandara, tapi kami lakukan bertahap. Bergantung ke studi yang dilakukan sekarang. Kami harapkan secara ekonomi lebih baik, layanan yang diberikan diferensiasi," paparnya.

Secara model bisnis, paparnya, kendaraan listrik ini digunakan oleh mitra pengemudi melakukan penyewaan. Ke depan, model bisnisnya mungkin saja berubah bergantung pada evaluasi yang dilakukan sembari berjalan.

"Ini mitra pilihan yang 20 unit ini. Ini adalah mitra terbaik, bagian dari komitmen layanan kami. Penting layanan bandara karena banyak mitra premium yang kualitas. Pesannya langsung GrabNow," urainya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik grab indonesia
Editor : Hendra Wibawa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top