Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Antara Fakta dan Persepsi di Garuda, Dirut Baru Akan Laksanakan GCG

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra meminta masyarakat membedakan antara fakta dan persepsi di Garuda.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  08:25 WIB
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Irfan Setiaputra (paling kanan) bersama jajaran direksi menjelaskan rencana perusahaan secara umum kepada wartawan di Garuda City Center, Kamis (23/1 - 2020). BISNIS / Rio Sandy Pradana
Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk. Irfan Setiaputra (paling kanan) bersama jajaran direksi menjelaskan rencana perusahaan secara umum kepada wartawan di Garuda City Center, Kamis (23/1 - 2020). BISNIS / Rio Sandy Pradana

Bisnis.com, TANGERANG -- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. memastikan bakal mengembalikan dan menjalankan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance di internal perusahaan pelat merah itu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra meminta masyarakat membedakan antara fakta dan persepsi. Isu yang berkembang di masyarakat mengenai kondisi internal perusahaan saat ini belum bisa dipastikan kebenarannya.

"Tentu saja GCG [good corporate governance] adalah salah satu yang akan dipastikan akan jalankan di sini. Beberapa perbaikan akan terus dilakukan," katanya, Kamis (23/1/2020).

Untuk memastikan GCG berjalan, dia menyatakan jajaran direksi serta komisaris telah sepakat untuk melibatkan pihak eksternal. Hal tersebut bertujuan agar pengawasan lebih mudah dilakukan.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menilai Garuda Indonesia Group perlu membenahi aspek manajerial perusahaan untuk menciptakan tata kelola yang baik.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan tidak menemukan masalah dari sisi operasional maskapai pelat merah tersebut. Bahkan, Garuda memiliki tingkat ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 95,01 persen dan dinobatkan OAG Flightview sebagai yang terbaik di dunia.

"Persoalannya adalah dari manajerial, ada beban masa lalu yang harus diselesaikan. Itu yang nomor satu," kata Budi Karya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

garuda indonesia menhub
Editor : Hendra Wibawa

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top